WartaKota/

Jelang IFEX 2018, HIMKI Gelar Roadshow

Para pelaku industri mebel dan kerajinan diajak untuk ikut serta dalam IFEX 2018

Jelang IFEX 2018, HIMKI Gelar Roadshow
Warta Kota/Henry Lapolalan
Yuk, Nonton Pameran Kerajinan di Balai Sidang1 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Mengawali awal tahun 2018, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) kembali bersiap menggelar Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2018.

Pameran mebel dan kerajinan B2B atau business to business terbesar di Indonesia itu akan dimulai lewat roadshow di kota besar seluruh Nusantara.

Sejumlah kota besar, antara lain Jakarta, Cirebon, Bandung, Jepara, Semarang, Solo, Jogjakarta, Surabaya, dan Bali diungkapkan Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Ir Soenoto telah dipilih sebagai rangkaian roadshow IFEX 2018.

Tujuannya untuk menginformasikan sekaligus mengajak para pelaku industri mebel dan kerajinan untuk ikut serta dalam IFEX 2018

"Melalui roadshow ini kami ingin menginformasikan kepada para anggota HIMKI mengenai berbagai persiapan yang telah dan akan kami lakukan untuk kesuksesan penyelenggaraan IFEX 2018. Di tiap kota, kegiatan roadshow IFEX 2018 dihadiri oleh sekitar seratus anggota HIMKI yang siap meramaikan IFEX 2018. Kami berharap anggota HIMKI di daerah bisa kembali menunjukkan dukungan positif dalam IFEX 2018," ungkapnya.

Dalam kegiatan roadshow ini HIMKI kembali menegaskan manfaat besar yang bisa diperoleh anggota HIMKI dengan menjadi peserta IFEX 2018. Berkaca dari penyelenggaraan pameran IFEX pada tahun-tahun sebelumnya, peserta daerah yang mengikuti ajang IFEX bisa memperkenalkan dan mempromosikan produk mereka langsung ke international buyers.

Sebab, lanjutnya, anggota HIMKI yang ingin memperkenalkan produk mereka ke dunia internasional biasanya mengikuti pameran internasional di luar negeri yang tentunya membutuhkan biaya mahal.

Karena itu, kehadiran IFEX dapat menjadi pilihan berpromosi, selain biaya terjangkau, IFEX terbukti menarik pembeli mancanegara.

Kehadiran Anggota HIMKI daerah pun diungkapkannya memiliki peran penting bagi kesuksesan penyelenggaraan IFEX 2018, karena keunikan produk yang ditawarkan menjadi salah satu nilai jual penting kepada pasar internasional.

Terlebih, desain mebel dan kerajinan lokal dikenal kaya akan nilai budaya Indonesia.

"Kita harus memanfaatkan kekayaan budaya untuk menampilkan desain-desain produk unik yang mampu mencuri perhatian konsumen luar negeri,” ujar Soenoto.

Soenoto menambahkan bahwa Indonesia juga memiliki keuntungan dalam hal bahan baku dan sumber daya manusia. Rotan misalnya, Indonesia dikenal sebagai negara penghasil bahan baku serta sentra industri mebel dan kerajinan rotan terbesar di dunia. Keunggulan tersebut senyatanya harus dimaksimalkan agar Indonesia bisa terus menunjukkan eksistensi dan kualitas produk di pasar internasional. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help