Hendak Di-PAW dari DPR karena Akan Pindah Parpol, Dimyati Lakukan Perlawanan

Dimyati akan di-PAW karena dia dalam beberapa bulan terakhir berwacana akan pindah partai politik ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hendak Di-PAW dari DPR karena Akan Pindah Parpol, Dimyati Lakukan Perlawanan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Surat perlawanan dari Dimyati ke DPP PPP Muktamar Pondok Gede, tertanggal 4 Januari 2018 yang beredar di kalangan wartawan. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Dimyati Natakusumah tampaknya melakukan perlawanan, terkait isu akan dilakukan PAW alias pergantian antar waktu terhadap dirinya sebagai anggota DPR RI.

Dimyati akan di-PAW karena dia dalam beberapa bulan terakhir berwacana akan pindah partai politik ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Perlawanan Dimyati tertuang dalam surat yang dikirimkan olehnya ke DPP PPP Muktamar Pondok Gede, tertanggal 4 Januari 2018.

Dari surat yang beredar di kalangan wartawan, Dimyati yang merupakan anggota DPR dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta III (Jakbar, Jakut, Kepulauan Seribu) itu menegaskan, bahwa dirinya masih tetap menjabat sebagai sekretaris jenderal (sekjen) PPP pimpinan Djan Farid, serta masih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PPP.

Sehingga kata dia sesuai dengan peraturan yang ada dan undang-undang yang berlaku, tidak ada alasan untuk dapat mem-PAW dirinya dari anggota DPR.

Namun mantan bupati Pandeglang ini mengatakan, bila suatu saat nanti ia pindah partai atau tetap di PPP (jika PPP islah), maka Dimyati akan menyampaikannya ke DPP PPP

"Menanggapi surat bernomor 1537/IN/DPP/XII/2017 perihal permintaan ketegasan kepada saya mengenai maraknya pemberitaan di berbagai media termasuk media sosial tentang bergabungnya saya ke parpol lain, sampai saat ini saya masih menjabat Sekjen DPP PPP dengan Ketum Bapak Djan Faridz dan masih menjadi anggota DPR RI FPPP berdasarkan Undang-undang yang ada," kata Dimyati dalam suratnya.

"Bila suatu saat nanti saya menjadi caleg parpol lain dan mungkin tidak menjadi caleg atau tetap di PPP jika PPP islah, sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku akan saya sampaikan ke DPP PPP," tambau Dimyati dalam suratnya tersebut.

Sebelumnya, ramai tersiar kabar, bahwa Dimyati Natakusumah berpindah partai politik dari PPP dan ke PKS.

Apalagi Dimyati sempat menyatakan ketertarikannya dengan PKS.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help