Bahagianya Suprapti dan Para Staf Kelurahan Kalibata setelah Berkantor di Gedung 'Baru'

Suprapti, Kepala Satuan Pelayanan Dukcapil kelurahan (Kalibata) ini tak mampu menyembunyikan perasaaan bahagianya.

Bahagianya Suprapti dan Para Staf Kelurahan Kalibata setelah Berkantor di Gedung 'Baru'
Warta Kota/Feryanto Hadi
Gedung Baru Kantor Kelurahan Kalibata -- Sejak awal Januari 2018, lurah dan seluruh staf Kelurahan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan telah mulai memberikan pelayaan di gedung baru Kantor Kelurahan Kalibata yang berada di Jalan Kalibata Timur IV, Pancoran, Jakarta Selatan inu. Gedung lama yang dirobohkan pada pertengahan tahun 2014 ini beberapa kali mengalami beberapa kali kemandekan selama proses rehabilitasi total dan baru dinyatakan rampung pada Desemeber 2017. Warta Kota mengabadikan wajah gedung baru ini pada Jumat (5/1/2018). 

WARTA KOTA, PANCORAN--Para pegawai Kelurahan Kalibata di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan kini bernafas lega. Kesabaran mereka menunggu dan kesediaan bekerja di ruang-ruang sempat dan seadanya selama hampir empat tahun, kini berbuah manis setelah revitalisasi kantor kelurahan usai.

Kini pelayanan pun sudah berpindah ke bangunan baru, setelah sekian lama pekerjaann pelayanan dilakukan dalam kondisi berdesak-desakan di rumah dinas lurah.

Suprapti, Kepala Satuan Pelayanan Dukcapil kelurahan ini tak mampu menyembunyikan perasaaan bahagianya. Itu terlihat saat Warta Kota mewawancarinya terkait "boyongan" ke ruang kerjanya di bangunan baru.

Ia menganggap kepindahan itu sebagai keberkahan, mengingat selama ini ia banyak mendapatkan hal-hal menyesakkan ketika bertugas melayani masyarakat di sebuah ruang sempit di rumah dinas lurah.

Tidak hanya mendapat komentar pedas dari masyarakat, ia juga kerap dipanggil pimpinan lantaran banyak warga mengadu soal buruknya pelayanan kependudukan saat Suprapti berkantor di "dapur rumah" yang sempit itu.

Ia sudah berulang-ulang meminta maaf dan menjelaskan kepada warga soal situasi yang sedang dihadapi. Namun ada saja warga yang tidak mau memahami dan mempermasalahkan pelayanan yang berlangsung di tempat yang tidak representatif itu.

"Dulu saya kebagian (ruang kerja) di bagian dapur, dekat kamar mandi. Banyak warga yang komplain bahkan melaporkannya ke qlue. Saya sampai Lurah nyampai ditegur. Padahal ini bukan soal pelayanan yang tidak bagus melainkan sarana pelayanan yang memang tidak memadai," jelas Suprapti, Jumat (5/1).

Suprapti juga menyebut jaringan internet yang sering putus saat pelayanan berlangsung di rumah dinas. Bahkan, pihaknya kerap menumpang ke kantor Kelurahan Rawajati guna perekaman KTP Elektronik milik warga Kalibata.

"Sekarang sudah lega sejak pindah ke sini (bangunan kantor lurah baru). Warga yang merekam e-KTP juga antusias," ujarnya semringah.

Seperti diketahui, sejak bangunan Kelurahan Kalibata di Jalan Kalibata Timur IV, Pancoran, Jakarta Selatan mulai dihancurkan pada pertengahan tahun 2014, pelayanan berpindah ke rumah dinas lurah yang berada tidak jauh dari kantor kelurahan.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved