Korupsi KTP Elektronik

Enggan Sandang Status Justice Collaborator, Setya Novanto Tak Mau Jadi Tukang Fitnah

Maqdir menegaskan, kliennya tidak ingin dijadikan sebagai bulan-bulanan tukang fitnah seperti sidang-sidang yang lain dulu.

Enggan Sandang Status Justice Collaborator, Setya Novanto Tak Mau Jadi Tukang Fitnah
Warta Kota/Henry Lopulalan
Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto menghadiri sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya Jakarta, Rabu (20/12/2017). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik alias KTP-el Setya Novanto, menolak mengajukan diri sebagai saksi pelaku yang bekerja sama (justice collaborator).

Melalui kuasa hukumnya Maqdir Ismail, Novanto tidak ingin asal bunyi di persidangan dan menyebutkan keterlibatan pihak lain, tanpa bukti-bukti yang akurat.

"Kita kan tidak mau menimbulkan fitnah. Itu harus ada fakta, harus ada bukti, harus ada saksi," kata Maqdir usai sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (4/1/2017).

Baca: Hakim Tolak Seluruh Keberatan Setya Novanto, Pemeriksaan Perkara Dilanjutkan

Maqdir menegaskan, kliennya tidak ingin dijadikan sebagai bulan-bulanan tukang fitnah seperti sidang-sidang yang lain dulu.

"Kalau itu nanti harus ada faktanya atau fakta pendukung yang menerangkan kebenaran apa yang disampaikan oleh Pak Novanto. Paling tidak misalnya kalau ada orang yang mengatakan itu, akan kami sampaikan," tutur Maqdir. (*)

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help