Narkoba

BNN Pastikan Pilot Malindo Air Pecandu Berat Narkotika

pilot Malindo Air, Ahmad Syahman bin Shaharuddin yang diamankan positif mengonsumsi narkoba merupakan pecandu berat.

BNN Pastikan Pilot Malindo Air Pecandu Berat Narkotika
kompas.com
Ahmad Syahman bin Shaharuddin Pilot Malindo Air mengakui dirinya menggunakan sabu sesat belum melakukan penerbangan 

WARTAKOTA, BATAM-- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan bahwa pilot Malindo Air, Ahmad Syahman bin Shaharuddin yang diamankan positif mengonsumsi narkoba merupakan pecandu berat.

Bahkan Ahmad Syahman bin Shaharuddin kerap menggunakan atau mengonsumsi sabu sebelum dirinya menerbangkan pesawat.

"Hasil asesmen kami menyebutkan Ahmad Syahman bin Shaharuddin pecandu berat dan hal itu diakui pelaku," kata Kabid Brantas BNNP Kepri, Bubung Pramiadi, Kamis (4/1/2018).

Baca: Sarita Inginkan Faisal Harris Balik? Postingan ini Bikin Merinding Netizen

Baca: Hah, Hanoman Persija Jakarta Ini Langsung Diserbu The Jakmania

Bubung, begitu panggilan akrabnya, mengaku Ahmad Syahman bin Shaharuddin dijerat pasal 112 tentang penguasaan atau mengusai atau memiliki narkoba dan pasal 115 tentang memasukan narkoba dari luar ke Indonesia.

"Untuk ancaman hukumannya minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun," ungkap Bubung.

Saat ini, lanjut Bubung Ahmad Syahman bin Shaharuddin masih dalam proses penyidikan dan secapatnya akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Sebelumnya Ahmad Syahman bin Shaharuddin mengakui dirinya menggunakan sabu sesaat sebelum melakukan penerbangan.

Bahkan alat isap dan aluminium foil serta sabu 1,9 gram yang diamankan petugas itu milik dirinya.

Untuk mengelabui petugas, alat isap dan aluminium foil serta sabu 1,9 gram itu disimpan Syahman di dalam kotak kacamata miliknya.

Bahkan barang ini sempat dibuang Syahman saat mengetahui adanya pemeriksaan yang dilakukan petugas BNNP Kepri. (Kontributor Batam, Hadi Maulana)

Artikel tayang di Kompas.com: BNNP Kepri Sebut Pilot Malindo Air Pecandu Berat Narkoba

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved