Ruhut Sitompul Sebut Ahok Bantu Siswi SMA 3 Lamongan, Kadisdik Jawa Timur: Dibantu?

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman lewat akun‏ twitternya @saifulrachman32 justru mempertanyakan hal tersebut.

Ruhut Sitompul Sebut Ahok Bantu Siswi SMA 3 Lamongan, Kadisdik Jawa Timur: Dibantu?
@saifulrachman32
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Beredarnya surat balasan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang mengaku akan membantu Fadilla Maretta, seorang siswi SMAN 3 Lamongan yang tidak dapat mengambil ijazahnya karena terkendala biaya turut menarik perhatian Ruhut Sitompul, pengacara kondang sekaligus mantan kader Partai Demokrat.

Menurutnya, fakta jika Ahok membantu siswi tersebut tidak perlu diragukan. Sehingga sejumlah pihak yang meragukan ataupun menyanggah hal baik tersebut senyatanya tengah panik.

Baca: Kadisdik Jawa Timur Beberkan Hasil Investigasi Penahan Ijazah SMAN 3 Lamongan

Pihak tersebut pun katanya harus segera meminta maaf, apalagi telah menghina dan memfitnah pendukung Ahok saat ini.

"Kasus Siswi SMA 3 Lamongan yg dibantu Pak Ahok Faktanya bantuan itu BENAR terjadi, yg Kebakaran Jenggot mengatakan bantuan itu Tidak Benar hingga Menghakimin Ahok & Pendukungnya dgn Menghina & Memfitnah mestinya malu dan minta ma'af melalui Medsos yg mereka gunakan MERDEKA," tulis Ruhut Sitompul‏ lewat akun twitternya @ruhutsitompul pada Rabu (3/1/2017).

Pernyataan pria yang akrab disapa Raja Minyak dari Medan itu segera ditanggapi netizen.

Beberapa netizen menilai jika kasus tersebut sebagai upaya meningkatkan citra Ahok, sedangkan lainnya menilai wibawa Ahok masih terasa walaupun kini menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Masih ngampanye ahok, padahal pilkada sdh usai, ahok sdh keok dapat bonus ngandang pula," Arlien lewat akun @arlien_nf pada Rabu (3/1/2018).

"Iya lho ya...ahok itu ngga jelas dimana..tapi cuma dengan nyebutin nama ahok ijasah tuh anak langsung dikasih... Kurang ajar ahok itu memang... Kadang juga ada hamba Allah yang kepanasan dan klojotan kl ada manusi lain berbuat baik ke sesama manusia," tulis @sastroglithi membalas.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman lewat akun‏ twitternya @saifulrachman32 justru mempertanyakan hal tersebut.

Terlebih pernyataan Ruhut tentang pengambilan ijazah yang tutut dibantu pendukung Ahok pada tanggal 28 Desember 2018 lalu.

"Dibantu ?," tulis Saiful mempertanyakan kicauan Ruhut pada Rabu (3/1/2018).

Sebab, berdasarkan kesimpulan hasil investigasi dalam Surat klarifikasi berita viral tentang Ijazah Siswa Dari SMAN 3 Lamongan yang dipostingnya pada Selasa (2/1/2018), dijelaskan walau ditemukan adanya tunggakan biaya sekolah, pihak seolah memiliki kebijakan jika seluruh tunggakan akan dihapuskan apabila siswa lulus sekolah.

"Ruhut ga usah di tanggepin.. Mau cari muka aja lagi...," tulis Yudhie Padatu lewat akun‏ @yudhie86 dibalas @batcountry98, 'Politisi kutu loncat kan kalo kata orang2 mah'.

"Temanku bilang.. 'omongan si ruhut jangan di dengar, selama kupingnya belum dia potong'.. begitu..," tulis @ungku_ungku menambahkan. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved