Artis Terjerat Narkoba

Jennifer Dunn Koorperatif Jalani Pemeriksaan

Jennifer Dunn (28), sangat koorperatif menjalani pemeriksaan paska tertangkap pada Minggu (31/12/2017) lalu.

Jennifer Dunn Koorperatif Jalani Pemeriksaan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jennifer Dunn usai menjalani tes laboratorium sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (3/1). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

WARTA KOTA, DUREN SAWIT - Kasubdit 1 Detreserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvjin Simanjuntak menjelaskan, artis peran dan model Jennifer Dunn (28), sangat koorperatif menjalani pemeriksaan paska tertangkap pada Minggu (31/12/2017) lalu.

Calvjin mengatakan bahwa selama pemeriksaan dan tindak lanjutnya, wanita yang akrab disapa Jedun itu sangat lah koorperatif.

"Dia (Jedun) sangat koorperatif. Saat pemeriksaan pun dia juga baik, seperti yang dilihat tadi ketika kesini," kata AKBP Calvjin Simanjuntak ketika usai memeriksa Jennifer Dunn di Puslabfor Mabes Polri, di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (3/1/2018).

Calvjin menambahkan, saat menjalani pengecekan atas tes urin dan tindak lanjut barang bukti, Jedun pun tidak cukup sulit menjalaninya, sehingga proses pengecekan berjalan lancar.

"Pihak Puslabfor juga begitu kami datang sudah ada dokter yang menangani. Kemudian diambil sampelnya, tiga-tiganya. Dan tadi sudah selesai, tidak lama. Sekitar 10-15 menit di dalam," ucapnya.

"Pada saat kami lakukan penyidikan sama sekali tidak ada kendala. Dia menjelaskan dengan lugas," sambungnya.

Mengenai perilaku Jedun yang seakan tidak merasa bersalah, Calvjin mengatakan bahwa itu adalah hak dari wanita yang dikabarkan merebut suami orang itu.

"Kalau kami dari penyidik hanya fokus ke penyedikan dan perkembangan penyidikan. Dalam hal ini kami juga lebih intens ke DPO yang lain. Kami ingin fokus ke sana," ujar AKBP Calvjin Simanjuntak.

Diberitkaan sebelumnya, Jennifer Dunn ditangkap kepolisian karena telah memesan narkoba jenis sabu-sabu, kepada FS, seorang bandar yang lebih dulu ditangkap polisi.

Dari FS, polisi mengetahui bahwa Jedun memesan sabu-sabu dengan berat 0,6 gram.

Kasus narkotika rupanya bukan pertama kali bagi Jedun. Sebelumnya di than 2005, dirinya pernah ditangkap aparat kepolisian karena kasus narkoba.

Setelah itu, untuk kedua kalinya Jedun juga ditangkap polisi dengan kasus yang sama.

Kemudian, kasus yang sama ia alami ketik menjelang pergantian tahun. Jedun ketiga kalinya ditangkap karena narkoba.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved