WartaKota/

Melihat Penderitaan Antrian Penyeberangan Danau Toba

Sungguh miris fasilitas pariwisata yang disediakan pemerintah malah membuat sengsara masyarakat yang seharusnya bisa menikmatinya.

Melihat Penderitaan Antrian Penyeberangan Danau Toba
Warta Kota/Yosia Margaretta
Antrean kendaraan yang akan menyebrang ke Danau Toba di kawasan Ajibata, Selasa (2/1/2018) 

WARTAKOTA, AJIBATA -- Sungguh miris fasilitas pariwisata yang disediakan pemerintah malah membuat sengsara masyarakat yang seharusnya bisa menikmatinya.

Terletak di daerah yang bernama Ajibata, penyeberangan kapal ferry ini biasa digunakan oleh masyarakat ataupun wisatawan untuk menyeberangi Danau Toba.

Ketika Wartakotalive tiba di Ajibata terlihat antrian yang sangat panjang untuk mengantri memasuki kapal feri.

Sekitar pukul 10.30 tadi Wartakotalive mendapatkan nomer antrian ke-267 dan antrian hingga ke pelabuhan ada sekitar 2 kilometer.

Antrean kendaraan yang akan menyebrang ke Danau Toba di kawasan Ajibata, Selasa (2/1/2018)
Antrean kendaraan yang akan menyebrang ke Danau Toba di kawasan Ajibata, Selasa (2/1/2018) (Warta Kota/Yosia Margaretta)

Mencoba untuk bertanya kepada petugas lapangan yang ada di pelabuhan, sungguh mengejutkan ternyata petugasnya tidak ada di tempat.

Ketika mencoba menelusuri ternyata petugas lapangan ditemukan sedang tidur-tiduran di warung.

"Lah ya biasa itu. Gak apa-apa ngantri panjang itu," ujar petugas lapangan ketika ditanyai mengapa antrian bisa sepanjang ini, (2/1/2018).

Petugas lapangan tersebut mengaku hal tersebut adalah hal yang biasa namun di lain hal banyak masyarakat yang sudah mengeluhkan penderitaan mereka mengantri.

"Sudah dua jam saya disini. Saya antrian nomer 202," ujar salah seorang ibu yang sedang mengantri. (m-14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help