Kalau ke Tapanuli Jangan Lupa Beli Kacang Bakar Sihobuk

Kios-kios tersebut menjajakan kacang-kacang yang sudah dibungkus dengan kemasan dengan label 'Kacang Sihobuk' berwarna merah.

Kalau ke Tapanuli Jangan Lupa Beli Kacang Bakar Sihobuk
Warta Kota/Yosia Margaretha
Kacang Sihobuk dijual di sepanjang Jalan Lintas Sumatra Utara 

WARTAKOTA, SIPOHOLON -- Ketika memasuki kawasan kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara di Jalan Lintas Sumatera Utara Anda pasti akan menemukan jejeran kios yang menjual kacang.

Kios-kios tersebut menjajakan kacang-kacang yang sudah dibungkus dengan kemasan dengan label 'Kacang Sihobuk' berwarna merah.

Kacang Sihobuk merupakan salah satu oleh-oleh khas Sipoholon yang sering banyak diburu oleh wisatawan.

Berbeda seperti kacang-kacang lainnya, Kacang Sihobuk ini di proses dengan cara dibakar dan digoreng dengan pasir.

Pengolahan kacang sihobuk dengan cara disangrai di atas kayu bakar
Pengolahan kacang sihobuk dengan cara disangrai di atas kayu bakar (Warta Kota/Yosia Margaretta)

Kacang yang dihasilkan terasa lebih manis dibandingkan dengan kacang-kacang lainnya yang lebih asin.

Melihat sejarah dari Kacang Sihobuk, pada mulanya kacang ini di produksi di sebuah desa bernama Sihobuk.

Namun tidak terlalu terkenal seperti saat ini hingga suatu waktu desa mereka terkena longsor dan mereka pun mengungsi ke daerah Sipoholon.

Di desa Sipoholon ini lah mereka bercocok tanam dan memproduksi kembali kacang yang dulu pernah mereka buat.

"Pas mereka berjualan disini lah orang-orang mulai kenal. Karena ya tempat kami (Sipoholon) ini lah kan lintas Sumatera jadi banyak orang kenal," ujar salah satu produsen Kacang Sihobuk. (m-14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help