WartaKota/

Warga Bekilah Rumput Monas Terpaksa Mereka Injak karena Area Duduk Terbatas

Banyak warga memenuhi area Monas terutama di area dalam yang hendak menuju lift. Barisan pengunjung mengular hingga ke sisi luar.

Warga Bekilah Rumput Monas Terpaksa Mereka Injak karena Area Duduk Terbatas
Warta Kota/Rangga Baskoro
Lonjakan jumlah pengunjung tersebut mengakibatkan petugas tak bisa untuk selalu mengimbau pengunjung-pengunjung yang duduk dan menginjak rumput-rumput Monas. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Banyak masyarakat yang menggunakan kesempatan untuk berlibur di awal tahun dengan cara mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas).

Pantauan Warta Kota, banyak dari mereka yang datang memenuhi area Monas terutama di area dalam yang hendak menuju lift. Barisan pengunjung mengular hingga ke sisi luar.

Banyak pula dari mereka yang hanya duduk-duduk di taman Monas meskipun sudah dipagari oleh pembatas. Mereka terlihat menggelar tiker dan memakan makanan yang mereka bawa.

Fahmi (45) seorang pengunjung mengatakan alasannya duduk di taman monas lantaran terbatasnya area duduk di kawasan seputar Monas. Cuaca yang panas menyebabkannya terpaksa menduduki area terlarang.

"Panas begini, mau duduk di tengah? Lagi pula area yang disediakan untuk duduk terbatas sekali," ujar Fahmi.

Pengunjung lain bernama Maria (53) menyatakan dirinya mengetahui bahwa area tersebut tak diperbolehkan untuk diduduki. Meski begitu, sama seperti Fahmi, ia menyatakan tak ada lagi tempat yang direstui untuk dijadikan tempat istirahat.

"Ya tahu kalau gak boleh, masa mau memaksakan diri cari tempat duduk ke luar area. Kalau pingsan memangnya mau tanggung jawab?" kata Maria.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help