Begini Analisa Pakar Telekomunikasi ITB Soal Kisruh Tiang Mikrocell di Jakarta

"Jika melihat peraturan yang lebih tinggi di Permenkominfo 2/2008, maka tiang mikrocell masuk kategori menara telekomunikasi," ucap Ian.

Begini Analisa Pakar Telekomunikasi ITB Soal Kisruh Tiang Mikrocell di Jakarta
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Tiang mikrocell pemancar sinyal 4G yang nemplok di JPO Semanggi. DPRD DKI kini tengah menyerang Pemprov dan perusahaan penyedia tower mikrocell yang tak membayar sewa aset lahan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- DPRD DKI terus menyerang Pemprov terkait pendirian 7.000 tiang mikrocell pemancar sinyal 4G di Jakarta.

DPRD menilai Pemprov salah menerapkan aturan sehingga bertahun-tahun Pemprov kehilangan pemasukan dari asetnya yany dipakai lokasi mendirikan tiang mikrocell.

Diketahui 7.000 tiang mikrocell 8 perusahaan penyedia menara telekomunikasi itu seluruhnya berdiri di lahan aset milik Pemprov DKI, tapi tak bayar sewa aset.

Pemprov memilih memakai Pergub DKI nomor 195 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penempatan Jaringan Utilitas (Pergub 195/2010).

Padahal sudah ada Pergub DKI nomor 14 tahun 2014 tentang penyelenggaraan menara telekomunikasi (Pergub 14/2014) yang bisa memberi pemasukan lebih besar bagi DKI.

Pergub 195/2010 hanya mengharuskan pendirian tiang mikrocell mengurus izin penempatan bangunan pelengkap.

Konsekuensinya hanya perlu ditarik retribusi pemanfaatan kekayaan daerah yang nilainya Rp 1 juta per titik tiang mikrocelll untuk selamanya dan tak bisa ditarik sewa aset.

Sedangkan Pergub 14/2014 mewajibkan tiang mikrocell mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) menara, dan bisa menarik retribusi pengendalian menara sekaligus mewajibkan sewa aset bagi perusahaan pemilik tiang mikrocell.

Alasan Pemprov karena menilai Pergub 14/2014 tak rinci mengatur tentang tiang mikrocell.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved