WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kisah Korban Perkosaan Menderita Gangguan Jiwa dan Depresi karena Dicampakkan Keluarga

Bukan hanya dalam keadaan kotor tidak terurus, korban ditemukan dalam kondisi tengah hamil besar.

Kisah Korban Perkosaan Menderita Gangguan Jiwa dan Depresi karena Dicampakkan Keluarga
Totally Amazing
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Persalinan korban, remaja yang mengalami gangguan jiwa di Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih Dinas Sosial DKI Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/12/2017) berakhir bahagia.

Korban dan bayinya kini dirawat dengan baik oleh petugas, tidak seperti kondisi korban sebelumnya ketika ditemukan pertama kali oleh petugas.

Kisah malang korban itu diungkapkan Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda, yang bermula ketika petugas Satuan pelaksana Sosial Pasar Rebo mendapatkan laporan adanya Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) terlantar dan menggelandang di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur pada tanggal 23 November 2017.

ODMK, yang diketahui itu ditemukan dalam kondisi memrihatinkan.

Bukan hanya dalam keadaan kotor tidak terurus, korban ditemukan dalam kondisi tengah hamil besar.

Awalnya, petugas mengira jika korban mengidap retardasi mental atau kemampuan intelektual di bawah rata-rata, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan, korban diyakini mengalami gangguan jiwa.

"Awalnya, petugas ingin mengembalikan dia ke rumah orangtuanya, ditanya rumahnya di mana, tapi dia nggak jawab. Dia sering membeo (mengikuti ucapan orang lain), ketika assesment (pemeriksaan)," ungkapnya pada Sabtu (30/12/2017).

Menurut ceritanya, meski tidak jelas, dia diperkosa dua kali.

"Sepertinya, dia sedari kecil di jalanan karena kalau ditanya rumah, ada besar-besar rumahnya, tapi lupa jalan rumah," kata Miftahul.

Lantaran tidak dapat mengetahui asal SN, petugas katanya membawa NS ke Rumah Sakit tipe D Kecamatan Pasar Rebo.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help