Polisi New York Siaga Bom Bunuh Diri pada Malam Tahun Baru dengan Latihan

Latihan kesiapsiagaan ini sebagai jawaban atas upaya pemboman stasiun subway di Times Square pada 11 Desember

Polisi New York Siaga Bom Bunuh Diri pada Malam Tahun Baru dengan Latihan
Kompas.com
SEBUAH pikap yang digunakan dalam serangan di West Street di Manhattan, New York, Selasa (31/10/2017) waktu setempat atau Rabu (1/11/2017) dini hari waktu Indonesia. 

WARTA KOTA, NEW YORK -- Kepolisian Daerah Kota New York (NYPD) tengah melatih polisi dalam menghentikan pembom bunuh diri pada perayaan pergantian tahun baru nanti.

Pada hari itu lebih dari dua juta manusia membanjiri jalan-jalan di sekitar Times Square.

Latihan kesiapsiagaan ini sebagai jawaban atas upaya pemboman stasiun subway di Times Square pada 11 Desember dan menjadi prioritas utama keamanan pada perayaan tahun baru di kota ini sejak serangan 11 September 2001.

Tahun ini NYPD akan menyebarluaskan buletin taktis dan video latihan untuk semua polisi yang terlibat dalam operasi pengamanan.

Semuanya akan tersedia di ponsel-ponsel terbitan NYPD mulai Jumat ini.

"Kami wajib memberikan para polisi sejumlah tuntutan," kata kepala kontraterorisme NYPD, James Waters, dalam jumpa pers, dua hari sebelum tradisi tahunnan menjatuhkan bola Tahun Baru di Manhattan.

Video dan buletin ini memasukan instruksi bagaimana melindungi pejalan kaki jika polisi mencurigai seseorang membawa bom dan tuntunan bagaimana melumpuhkan tersangka dengan bantuan pasukan penjinak bom, kata Waters.

Polisi akan menarik pelajaran dari tiga serangan teroris ke kota ini dalam kurun 15 bulan terakhir, selain menganalisis semua serangan teror di seluruh dunia.

Serangan teror terakhir di New York terjadi 17 hari lalu ketika polisi menyatakan seorang pria Bangladesh memicu bom pipa buatan sendiri dalam tubuhnya di terowongan stasiun subway di bawah Times Square sehingga melukai si pelaku sendiri dan dua pejalan kaki.

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help