Kepolisian Jakut Bekuk Enam Pemuda di Depok, Sita 20 Kg Ganja di Lahan Kosong, Diduga Milik Sindikat

Para petugas Kepolisian Jakarta Utara berhasil membekuk enam pemuda di Depok yang diduga sebagai anggota komplotan pengedar ganja Jumat sore.

Kepolisian Jakut Bekuk Enam Pemuda di Depok, Sita 20 Kg Ganja di Lahan Kosong, Diduga Milik Sindikat
Warta Kota
Aparat Kepolisian Jakarta Utara berhasil membekuk enam pemuda yang diduga anggota komplotan pengedar ganja di Depok pada Jumat (29/12/2017) sore. Polisi juga menemukan ganja sebanyak 20 kg yang dikemas dalam puluhan paket besar dan disimpan dalam sebuah tas ransel yang disembunyikan di sebidang lahan di Kampung Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Aparat Kepolisian Jakarta Utara berhasil membekuk enam pemuda yang diduga merupakan anggota komplotan atau sindikat pengedar ganja di Depok pada Jumat (29/12/2017) sore.

Polisi juga berhasil menemukan ganja sebanyak 20 kg yanng dikemas dalam puluhan paket besar dan disimpan dalam sebuah tas ransel yang disembunyikan di sebidang lahan di Kampung Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, Jumat (29/12/2017) sore, sekira pukul 16.00.

Informasi yang dihimpun Warta Kota menyebutkan bahwa penggerebekan terhadap sindikat pengedar narkoba dan penyitaan barang bukti ganja 20 kg ini dilakukan polisi berpakaian preman.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Kepolisian Resor Jakarta Utara seusai melakukan pemantauan beberapa saat di lokasi kejadian.

Pada jalannya penggerebekan, petugas melakukan langkah awal dengan langsung menangkap keenam pemuda itu kemudian menyita barang bukti ganja yang disimpan dalam tas ransel besar. Ganja siap edar itu sudah dibagi dalam beberapa paket besar.

Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Roni Wowor saat dikonfirmasi Jumat (29/12/2017) malam membenarkan bahwa polisi berhasil membekuk para pelaku dan menyita barang bukti. Tugas tersebut dilakukan oleh pesonel Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Utara.

"Ini merupakan hasil pengembangan dari Polres Jakarta Utara. Jadi kami belum menerima laporan lengkapnya,
ehingga pihaknya belum dapat memastikan berapa anggota kawanan sindikat pengedar yang diamankan petugas dari lokasi kejadian," katanya.

Kelengkapan informasi terkait kasus ini, kata Roni, masih akan terus dikembangkan lagi oleh penyidik dari Polres Jakarta Utara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved