WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Tetapkan Harga BBM Satu Harga di Papua, Jokowi Dinilai Cetak Sejarah

Forum Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) mengapresiasi langkah Presiden Jokowi membangun Papua yang dinilai sebagai sebuah sejarah baru.

Tetapkan Harga BBM Satu Harga di Papua, Jokowi Dinilai Cetak Sejarah
Kompas.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan motor trail saat menjajal salah satu ruas jalan Trans Papua, Rabu (10/5/2017)(Kemensetneg) 

WARTA KOTA, PALMERAH-Presiden Joko Widodo menetapkan satu harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua. Tak hanya itu, pembangunan jalan trans Papua pun telah dilakukan.

Forum Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) pun menilai bahwa pembangunan tersebut telah meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua. Serta sebuah sejarah baru yang dicetak Jokowi.

“Pembangunan Infrastruktur di Indonesia selama pemerintahan Jokowi-JK kian terasa dan terlihat nyata hasilnya. Khususnya di daerah Papua, pembangunan jalan Trans papua kini terlihat nyata dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Papua,” kata Tarsius Wanggai, perwakilan FKMPP dalam press release yang diterima, Kamis (28/12/2017).

Dengan pembangunan trans Papua itu, nantinya jarak tempuh antar Kabupaten di Papua akan memakan waktu yang lebih singkat dan cepat.

Tak hanya itu, harga BBM yang satu harga pun juga kini menjadi dampak positif bagi masyarakat Papua. Dimana warga Papua tidak perlu lagu membeli BBM seharga Rp 25.000 per liter.

“Kami masyarakat Papua sangat senang dengan kebijakan Presiden Jokowi menetapkan satu harga BBM di Papua. Sudah tidak ada lagi harga BBM Rp 25.000 per liter di pedalaman Papua maupun di kota sentral pemerintahan Propinsi dan Kabupaten,” katanya.

Pembangunan itu disebut-sebut sebagai sejarah bagi Indonesia. Pasalnya setelah sekian lama, pembangunan yang berdampak langsung ke warga Papua baru terjadi.

“Hal ini pertama dalam sejarah Indonesia merdeka bahwa pembangunan di Papua benar terlaksana dan membawa iklim segar untuk kebangkitan ekonomi rakyat Papua dimasa mendatang,” jelasnya.

Bahkan pembangunan ini juga berdampak kepada meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Papua. Serta akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua.

Seperti diketahui, dalam kurun tersebut, pemerintah telah membangun 2.000 kilometer jalan nasional, 568 kilometer jalan tol, 2,2 juta unit rumah, 900 hektar irigasi, 9 unit irigasi.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help