Pejalan Kaki Mengeluh Jalan di Sekitar Monas Bau Kencing Kuda

Sudah tiga hari ini delman diperbolehkan beroperasi di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas).

Pejalan Kaki Mengeluh Jalan di Sekitar Monas Bau Kencing Kuda
Warta Kota/Rangga Baskoro
Delman diperbolehkan beroperasi di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, GAMBIR -- Sudah tiga hari ini delman diperbolehkan beroperasi di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas).

Kebijakan tersebut diberikan pemerintah berawal dari Persatuan Delman Betawi yang mendatangi Balai Kota DKI Jakarta pada 20 November 2017 untuk menagih janji Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengizinkan delman beroperasi di kawasan Monas.

Sebagai tindak lanjutnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menguji coba beroperasinya kembali delman hias di luar kawasan Monas pada tanggal 25 Desember 2017.

Kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Salah satunya diungkapkan, Sofyan (40), yang  mengatakan delman-delman dinilai merusak keindahan lantaran meninggalkan bau yang sangat menyengat di luar kawasan Monas.

"Iya nih bau kencing. Jadi gak elok ya," ujar Sofyan di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Selain itu, pengunjung lain bernama Rudi (36) mengatakan harga untuk menaiki delman dinilai terlalu mahal. Untuk mengitari kawasan di luar Monas, ia harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 100.000.

"Mahal banget kalau Rp 100.000. Paling gak sampai 2 kilometer," ujar Rudi.

Pantauan Warta Kota, bau menyengat terpantau di sekitar pintu masuk kawasan Monas terutama di dekat pintu masuk bus Damri di Jalan Medan Merdeka Timur. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help