Gelar Acara Adat Sedekah Bumi, Kabupaten Tangerang Berniat Lestarikan Kearifan Lokal

"Tradisi ini termasuk kearifan lokal warisan nilai leluhur yang harus dihidupkan kembali dan dilestarikan," ujar Zaki.

Gelar Acara Adat Sedekah Bumi, Kabupaten Tangerang Berniat Lestarikan Kearifan Lokal
Warta Kota
Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang berfoto bersama usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tangerang dalam rangka hari jadi Kabupaten Tangerang ke-74, Rabu (27/12/2017. Pada HUT ke-74 Kabupaten Tangerang ini, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, membuka kegiatan acara adat sedekah bumi di depan Kantor Bupati Tangerang, Kompleks Puspemkab Tigaraksa Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-74, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menggelar kegiatan upacara adat sedekah bumi.

Kegiatan yang digelar di depan Kantor Bupati Tangerang, Kompleks Puspemkab Tigaraksa, Rabu (27/12/17) ini juga diniatkan sebagai wujut rasa syukur atas lahirnya Kabupaten Tangerang.

Hasan Doni, selaku penggagas kegiatan inu menjelaskan bahwa upacara adat sedekah bumi kegiatan serupa ini sudah beberapa kali dilaksanakan dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 27 Desember.

"Acara adat sedekah bumi harus kita lestarikan. Kegiatan budaya ini memang sudah sangat jarang dilakukan di tengah masyarakat kita ini. Maka dari itu kami menggagas acara sedekah bumi ini untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat luas," ujar Doni.

Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, menyambangi warga seusai  membuka kegiatan upacara adat sedekah bumi di depan Kantor Bupati Tangerang, Kompleks Puspemkab Tigaraksa, Rabu (27/12/17). Acara  ini diniatkan sebagai wujut rasa syukur atas lahirnya Kabupaten Tangerang 74 tahun yang lalu.
Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, menyambangi warga seusai membuka kegiatan upacara adat sedekah bumi di depan Kantor Bupati Tangerang, Kompleks Puspemkab Tigaraksa, Rabu (27/12/17). Acara ini diniatkan sebagai wujut rasa syukur atas lahirnya Kabupaten Tangerang 74 tahun yang lalu. (Warta Kota)

Dalam sambutannya, A Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa sedekah bumi merupakan upacara adat masyarakat Kabupaten Tangerang. Sebagai simbol rasa syukur dalam menyambut hari jadi Kabupaten Tangerang.

“Acara sedekah bumi akan menampilkan dandin hari atau tembang raja. Ada lenser penari dan hasil panen rakyat khas Tangerang lalu akan diakhiri dengan doa,” ucap Zaki.

Zaki juga mengemukakan, acara adat sedekah bumi sudah jarang dilaksanakan masyarakat Tangerang. Oleh karena itu, katanya, Kabupaten Tangerang akan menghidupkan kembali tradisi khas Tangerang yang merupakan kekayaan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan di tengah gempuran budaya luar.

"Tradisi ini termasuk kearifan lokal warisan nilai leluhur yang harus dihidupkan kembali dan dilestarikan," ujar Zaki

Zaki menejelaskan lebih jauh bahwa ada sejumlah tradisi, termasuk adat-istiadat dan seni budaya yang penuh nilai kearifan lokal, yang dimiliki masyarakat Tangerang. Di antaranya, ujar Zaki merinci, ialah bendrung lesung, pesta panen padi yang berakar pada tradisi Sunda, sintren dari Jawa Cirebon, lenong Tunah sebagai warisan budaya Betawi yang masih eksis.

"Sampai dengan tari cukin pernah ngetop dalam pergaulan komunitas Cina tempo dulu, juga atraksi debus yang merupakan identitas Banten," papar Zaki

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help