Tujuh Anggota Geng Motor Penjarah Toko Baju di Depok Ditetapkan Tersangka

Ke-7 orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini, termasuk pula 3 orang perempuan yang turut menjarah

Tujuh Anggota Geng Motor Penjarah Toko Baju di Depok Ditetapkan Tersangka
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Anggota geng motor perempuan, pelaku penjarahan toko pakaian di Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Dari 26 anggota geng motor Jepang (Jembatan Mampang) yang dibekuk aparat Polresta Depok, karena diduga telah melakukan penjarahan di toko pakaian Fernando Stores di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Depok, Minggu (24/12/217) dinihari lalu, kini tujuh orang diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Sementara 19 orang lainnya sudah dipulangkan ke keluarganya.

Ke-7 orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini, termasuk pula 3 orang perempuan yang turut menjarah di toko Fernando Stores tersebut.

Anggota geng motor perempuan, pelaku penjarahan toko pakaian di Depok.
Anggota geng motor perempuan, pelaku penjarahan toko pakaian di Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Mereka yang ditetapkan tersangka itu adalah AP (20), AG (16), FR (17), AB (17) serta tiga orang perempuan yakni BA alias Bela (17), EA alias Afna (17), YA alias Yufita (17).

Yufita diketahui memiliki anak berusia satu tahun.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana memastikan bahwa 19 orang lainnya yang ikut ditangkap, sudah dipulangkan ke keluarga dan orangtua mereka untuk dibina.

Mereka, kata Putu, akan dijadikan saksi dalam kasus ini serta untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.

"Selain yang ditetapkan tersangka, 19 orang lainnya sudah dipulangkan. Kemungkinan masih ada pelaku lain dan kini masih kami dalami lagi," kata Putu, Selasa (26/12/2017).

Ia mengatakan untuk ke-7 orang yang ditetapkan tersangka, beberapa dipastikan berusia dibawah 18 tahun atau dalam kategori anak.

Karenanya kata Putu, pihaknya akan akan memperlakukan mereka secara khusus sebagai tersangka anak, seperti diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help