Sebut Pramugari Kegemukan dan Tua, Anggota Parlemen Mesir ini Tuai Kecaman

Anggota parlemen Mesir ini menuai kecaman setelah ia mengkritik tidak adanya standar berat badan dan usia bagi pramugari pada Egypt Air.

WARTA KOTA,  PALMERAH --  Anggota parlemen Mesir ini menuai kecaman setelah mengkritik tidak adanya standar berat badan dan usia bagi pramugari pada maskapai penerbangan Egypt Air.

Kritikan itu  disampaikan Anggota Parlemen Mesir, Galila Othman,  dalam rapat Komite Pariwisata dan Penerbangan Sipil dengan Menteri Penerbangan Sipil Sharif Fathi.

Dalam rapat itu, Othman menyampaikan pandangannya bahwa penampilan kru kabin perempuan Egypt Air kurang menarik dan berpenampilan buruk.

"Seperti tidak ada standar. Kita perlu aturan untuk seragam dan juga berat badan. Mereka juga tidak seharusnya tetap bekerja saat usianya sudah mencapai 50 tahun. Kita harus memberi mereka pekerjaan lain."

"Masih ada pramugari yang berusia lebih dari 50 tahun. Mengapa tidak ada batasan usia?" tanya Othman.   Kalimat itu ia tujukan kepada Menteri Penerbangan Sipil, sebagaimana dikutip Kantor Berita AP, Senin (25/12/2017) dan dilaporkan Al Arabiya

Lebih lanjut Othman menyebut masih adanya pramugari yang tidak tahu cara menjaga penampilan, seperti rambut dan riasan.  Othman Juga menyebur cara mereka melayani penumpang pesawat.

"Saat menyajikan menu makanan, mereka bertanya pada penumpang ingin daging atau ayam. Dan saat penumpang memilih daging, mereka mengatakan hanya ada ayam. Lantas untuk apa mereka bertanya," ujarnya.

Kritikan lebih tajam soal berat badan pramugari. Othman menyebut harusnya ada peraturan yang mengatur batasan berat badan pramugari.

"Saat pramugara ketahuan mengonsumsi narkoba, dia akan diberhentikan. Namun saat pramugari memiliki berat badan berlebih, kenapa dia tidak dipecat?" ujar Othman membuat perbandingan.

Mendapat kritikan bertubi-tubi tersebut, Menteri Fathi menyatakan setuju atas pendapat anggota Dewan tersebut akan perlunya perbaikan standar untuk kru kabin.

Namun ia juga mengatakan, Egypt Air belum kembali melakukan perekrutan pramugari selama tiga tahun terakhir. "Kami belum membuka lowongan sejak tiga tahun lalu," kata menteri.

Namun pernyataan anggota parlemen tersebut segera mendapat kecaman terutama dari organisasi pramugari di Mesir dan menyebut Othman melakukan diskriminasi.

Artikel ini sudah diunggah di Kompas.com dengan judul Anggota Parlemen Mesir Sebut Pramugari Dilarang Gemuk dan Tua

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help