Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP

Yamaha Tidak Setuju Balapan 21 Seri

Baik Jarvis maupun Suppo juga menyatakan alasan penolakan juga berdasar kebutuhan waktu istirahat pebalap dan tim.

Yamaha Tidak Setuju Balapan 21 Seri
Ist
Logo MotoGP 

WARTA KOTA.COM - Panitia penyelenggara balap MotoGP berencana akan menambah seri balapan di tahun 2019 dan 2020.

Wacana yang sudah muncul, yaitu jumlah balapan akan berlangsung sebanyak 20 seri dan berikutnya 21 seri.

Rencana tersebut langsung mendapatkan peolakan dari tim balap.

Mereka menilai jumlah balapan yang mencapai 21 seri akan sangat melelahkan dan bakal memangkas masa waktu untuk melakukan pengetesan dan latihan di sela-sela balapan.

Baca: Ahli Sebut Banyak Selebriti K-Pop Terserang Depresi Tapi Takut Berobat

Seperti dilansir Crash dan Speedweek, Manajer tim Yamaha, Lin Jarvis, dan mantan Manajer tim Honda, Livio Suppo menyatakan penolakan lantaran secara teknis pengaturan waktu antar balapan menjadi tidak efisien.

Baik Jarvis maupun Suppo juga menyatakan alasan penolakan juga berdasar kebutuhan waktu istirahat pebalap dan tim.

Menurut mereka ada beberapa lokasi sirkuit yang harus ditempuh dengan penerbangan yang memakan waktu berjam-jam.

"Jika ingin dihitung lebih dalam lagi, maka balapan sebanyak 20 seri sudah cukup banyak. Sudah pasti hal itu bakal sangat melelahkan, karena waktu istirahat yang kurang akibat penerbangan yang memakan waktu. Kondisi tersebut juga akan mengganggu program pengetesan dan latihan di sela waktu balapan," kata Jarvis.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Jumat (22/12/2017)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help