Berdayakan Masyarakat, 10 Pemuda Diberi Penghargaan dari NAMA Foundation

para peserta berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Bandung, Bali, Medan, Lampung, Sumatra, dan Sulawesi.

Berdayakan Masyarakat, 10 Pemuda Diberi Penghargaan dari NAMA Foundation
Istimewa
pemenang Closing Ceremony Community Leaders Program NAMA Foundation 

WARTA KOTA, JAKARTA- Sebanyak 10 pemuda diberi penghargaan oleh NAMA Foundation, lantaran dinilai berprestasi di bidang pemberdayaan masyarakat. Penghargaan diserahkan Manajer Program NAMA Foundation Khalid Alwalid pada acara Closing Ceremony Community Leaders Program yang digelar di Hotel Aston Simatupang Jakarta Selatan, Kamis, ( 21/12/2017). 

Penghargaan berupa plakat, sertifikat, serta uang pengembangan program pemberdayaan tersebut diberikan kepada pemenang yang menyisihkan 438 peserta lainnya dari seluruh Indonesia yang mendaftar sebagai calon peserta Community Leaders Program.

Dalam keterangan persnya yang diterima, Jumat (22/12/2017) Khalid mengatakan, para peserta berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Bandung, Bali, Medan, Lampung, Sumatra, dan Sulawesi.

"Untuk membangun suatu bangsa dibutuhkan banyak pemuda yang memiliki visi ke depan. Saya berharap kegiatan ini mampu mencetak para pemuda yang memiliki visi membangun peradaban. Dan peserta kegiatan ini mampu melahirkan lebih banyak pemuda yang mampu membangun tim dan membangun masyarakatnya,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan ini Manager Program Ghadn Foundation, Muayyid, Direktur Yayasan Wafaa Indonesia Taufik Wijaya.

Untuk diketahui, kegiatan ini telah berlangsung dua tahun dan terselenggara berkat kerja sama antara NAMA, Wafaa Indonesia, dan Ghadan Foundation. 

Community Leaders Program adalah salah satu program NAMA Foundation untuk meningkatkan kapasitas para pemuda penggerak masyarakat.

Para peserta diharapkan mampu mengelola masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Serta diharapkan mampu melihat permasalahan sosial dan memberikan solusi efektif.

Para peserta program yang lulus seleksi mendapatkan pendampingan intensif selama satu tahun. Dalam pendampingan tersebut, para peserta dibekali berbagai pengetahuan, seperti kepemimpinan, tim building, Social intrepreneur, design thinking, dan  pembuatan model bisnis.

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved