Warga Kelimpungan karena Harga Telur Ayam Kian Meroket Tak Terkendali

Warga menyebut, kenaikan harga telur meroket hingga lebih dari Rp 5.000 per kilonya. Dirinya pun merasa kelimpungan

Warga Kelimpungan karena Harga Telur Ayam Kian Meroket Tak Terkendali
Warta Kota/vini rizki amelia
Para pedagang ayam, daging, telur ayam, dan sembako. Warga kelimpungan. Harga kian meroket. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 sejumlah komoditi kebutuhan bahan pokok merangkak naik harganya. Begitu pun yang terjadi di Kota Tangerang saat ini.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Yoga (38) satu dari masyarakat setempat. Ia mengaku terkaget - kaget lantaran lonjakan harga yang naik signifikan.

"Saya juga kaget harga telur ayam jadi mahal," ujar Yoga yang membuka warung makan di Jalan Sudirman, Tanah Tinggi, Kota Tangerang kepada Warta Kota, Kamis (21/12/2017).

Lelaki berusia 38 tahun ini menyebut kenaikan harga telur meroket hingga lebih dari Rp. 5.000 per kilonya.

Dirinya pun merasa kelimpungan dengan kenaikan harga tersebut.

"Harga telur selama seminggu ini naik di warung - warung. Dari awalnya naik Rp. 2.000, sekarang naik harganya sampai Rp. 5.000," ucapnya.

Yoga juga tak mengetahui penyebab persoalan ini. Meski pun harga telur semakin melambung, namun dirinya tetap membutuhkan bahan pokok tersebut.

"Ya walau pun harganya naik tapi tetap dibeli. Saya juga buka warung makan, tidak menaikan harga. Kalau harga telur naik terus menerus ya bisa rugi juga," kata Yoga.

Hal senada diutarakan oleh Ujang (41). Pedagang ketoprak yang kerap mangkal di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang itu menyebut tak hanya harga telur ayam saja yang mengalami kenaikan.

"Cabai juga harganya naik. Dari Rp. 15.000 setengah kilo, sekarang bisa Rp. 20.000," tutur Ujang.

Ia khawatir jika kenaikan harga ini dapat berdampak kepada kebutuhan bahan - bahan pokok lainnya. Ujang pun berharap lonjakan harga tersebut dapat diredam oleh pemerintah.

"Kami kan rakyat kecil, pasti sangat merasakan dengan kenaikan harga ini. Semoga bisa turun lagi lah," katanya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved