Program Bedah Rumah Bazis Jakpus Dimulai

"Jangan dilihat bagus tidaknya rumah yang akan dibangun, tapi lihat perhatian pemerintah terhadap warganya. Pokoknya bangunannya kokoh"

Program Bedah Rumah Bazis Jakpus Dimulai
m16/Anggie Lianda
Maryatun (65) dan keluarganya di depan rumah mereka yang akan dibedah di Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Program bedah rumah dari Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (Bazis) dilaksanakan mulai hari ini.

Salah satu warga yang mendapat kesempatan rumahnya dibedah adalah Maryatun (65) warga Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat.

Maryatun, seorang janda dengan empat anak dan dua orang cucu, merasa senang karena masih ada pejabat yang peduli kepada warganya.

"Alhamdulillah, saya doakan biar nanti para pejabat yang telah mambantu cepat naik pangkat dan sukses,’’ ujarnya saat ditemui di RT 005/012 Duri Pulo, Gambir Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

ASISTEN Pemerintah DKI Jakarta Bambang Sugiyono bersama Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede dan rombongan saat meninjau rumah yang akan dibedah sebagai program dari Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis), Kamis (21/12/2017).
ASISTEN Pemerintah DKI Jakarta Bambang Sugiyono bersama Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede dan rombongan saat meninjau rumah yang akan dibedah sebagai program dari Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis), Kamis (21/12/2017). (m16/Anggie Lianda)

Asisten Pemerintah DKI Jakarta, Bambang Sugiyono bersama Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede meresmikan dan meletakkan batu pertama untuk membedah rumah warga tersebut.

Bambang meminta agar pembangunan selesai tepat waktu dan secepatnya bisa ditempati.

“Insyallah saya akan usahakan dalam satu bulan rumah sudah selesai,‘’ ucap Sasmita, Direktur PT Karta Jaya Konstruksi, Kamis (21/12/2017).

Bambang mengatakan masih banyak warga tinggal di rumah yang tidak layak huni.

"Tengok saja rumah milik Maryatun, kondisinya sudah tidak layak lagi serta bagian dindingnya hanya menempel dengan dinding rumah tetangga," ujar Bambang.

Bambang berharap dengan adanya program bedah rumah ini, dapat memberikan manfaat bagi warga yang kurang mampu.

"Jangan dilihat bagus tidaknya rumah yang akan dibangun, tapi lihat perhatian pemerintah terhadap warganya. Pokoknya bangunannya kokoh,” sambungnya.

Kepala Kantor Bazis Jakarta Pusat, Jamhuri, mengatakan, pembedahan rumah di atas tanah seluas 25 meter persegi ini menelan biaya sekitar Rp 50.000.000 dengan waktu sekitar satu bulan.

Bazis Jakarta Pusat membedah dua rumah di setiap kecamatan. Total rumah yang dibedah sebanyak 16 di tahun ini.

"Sedangkan untuk tahun 2018 rencananya akan ada peningkatan menjadi 44 rumah yang akan dibedah," tutur Jamhuri. (m16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help