Pemkot Bogor Kenakan Tarif untuk Ojek Online di Stasiun Bogor

Dia pun menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada oknum yang melakukan aksi pungutan di lokasi tersebut.

Pemkot Bogor Kenakan Tarif untuk Ojek Online di Stasiun Bogor
Tribun Bogor
Pengemudi ojek online yang menaikan dan menurunkan penumpang di sekitar Stasiun Bogor dikenakan parkir Rp 1.000. 

WARTA KOTA, BOGOR - Belakangan curhatan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bogor soal pungutan parkir di kawasan Stasiun Bogor menjadi viral di media sosial.

Melalui akun Instagram '@gojek24jam' pengemudi ojol yang tak disebutkan identitasnya itu menjelaskan bahwa saat dirinya menjemput di lokasi itu kini dikenakan biaya parkir.

Para pengemudi ojol itu dikenakan dikenakan retribusi parkir sebesar Rp 1.000 dan diberikan sebuah karcis parkir yang tertera logo Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Pengemudi ojol tersebut tidak menerima bila hanya menurunkan atau menaikan penumpang dikenakan biaya parkir.

Sebab, menurutnya sejauh ini belum ada imbauan atau pun informasi mengenai adanya tarif parkir di lokasi itu.

"Min saya mau cerita kejadian ini di stasiun bogor tempat nya di jalan mayor oking. begini sekarang di jl mayor oking tepat ny di dekat pintu keluar palkir mobil (tmpat biasa jemput penumpang buat ojol) skrang setiap kali ojol ngejemput penumpang di kenai biaya Rp.1000 (pungli) setiap kali dapet order min bukan perhari jadi klo saya ngejemput di sana padahal engga ada surat resmi atau penyuluhan dari Dispenda nya," begitu isi curatan pengemudi ojol di akun @ojek24jam dalam postingannya pada Selasa (19/12/2017) kemarin.

Sementara itu, seorang pengendara ojol yang tengah berada di sekitar Stasiun Bogor, Nandar Ardi Putra (30) membernarkan adanya pungutan tarif sebesar Rp 1000.

Nandar berujar bahwa dirinya baru mengetahui ada pungutan parkir padahal hanya menaikan dan menurunkan penumpang saja.

"Belum lama kayanya, biasanya mah ga ada bayar parkir, tapi kemarin tiba-tiba ada, saya juga bayar tapi ga dapat karcisnya, jadi emang ada yang dikasih ada yang engga," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (20/12/2017).

Dia melanjutkan bahwa beberapa rekannya mengeluh dengan adanya pungutan parkir tersebut.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved