65 Persen Pengguna Percaya Informasi di Internet Tanpa Klarifikasi, Indonesia Peringkat Ke-7

Sekitar 65 persen pengguna internet di Indonesia memercayai informasi di iternet tanpa klarifikasi. Bahkan 15 persen menelannya mentah-mentah.

65 Persen Pengguna Percaya Informasi di Internet Tanpa Klarifikasi, Indonesia Peringkat Ke-7
via Antaranews.com
Ilustrasi Internet of Things (pixabay.com) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan sebanyak 65 persen pengguna internet di Indonesia mempercayai informasi yang didapat dari dunia maya tanpa melakukan klarifikasi. Bahkan 15 persen menelannya metah-mentah.

"Sebanyak 15 persen pengguna internet menelan mentah-mentah dan percaya benar; 50 persen percaya bahwa informasi di internet benar," tutur Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan
di Tangerag, mengutip hasil survei CIGI-Ipsos.

Semuel mengatakan, survei CIGI-Ipsos 2016 itu menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ketujuh dunia untuk pengguna yang langsung memercayai internet.

Dia juga memaparkan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta orang. Namun pengunaan internet di Indonesia tidak dibarengi dengan tingkat literasi digital yang memadai, bahkan tidak menyadari bahwa konten di internet dapat difabrikasi.

Sementara Jepang dengan pengguna yang memercayai informasi dari internet sebanyak 32 persen menunjukkan penggunanya memiliki literasi digital yang tinggi.

"Jadi tidak percaya mentah-mentah informasi dari internet. Penting mengetahui siapa yang memberikan informasi dan media mana yang menyajikan informasi," ucap Semuel.

Dia juga menuturkan, penyebaran konten negatif seperti ujaran kebencian, berita bohong, perundungan, radikalisme dan pornografi menjadi tantangan hari ini.

Tanpa literasi digital yang memadai, tegasnya, setiap orang bisa mempengaruhi pemikiran masyarakat tanpa disadari. Padahal, manfaat lain internet adalah keterbukaan mencari referensi lain untuk menemukan informasi yang benar.

Masih berdasarkan survei tersebut, 81 persen pengguna internet di Indonesia mempercayai perkataan pemerintah, bahkan beberapa ingin pemerintah terlibat lebih dalam.

"Pemeritah perlu memberikan informasi memadai kepada masyarakat.Percaya internet tinggi, untungnya percaya dilakukan pemerintah," ujarnya.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help