Diskotek Pabrik Narkoba

Pemilik Diskotek Pabrik Narkoba Diburu, 5 Pelaku Diamankan, 120 Pengunjung Positif Narkoba

"Hasil olahan sabu dan ekstasi yang dibuat di pabrik ini langsung dicampurkan ke minuman keras yang dijual di sini..."

Pemilik Diskotek Pabrik Narkoba Diburu, 5 Pelaku Diamankan, 120 Pengunjung Positif Narkoba
Warta Kota/Henry Lopulalan
PETUGAS BNN tengah menggeledah lokasi pabrik narkoba di diskotek MG International Club, Minggu (17/12/2017). 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN --- Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), menggeledah salah satu club di Jalan Tubagus Angke, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yakni MG Internasional Club, Minggu (17/12/2017). Club berlantai empat tersebut diketahui difungsikan sebagai pabrik pengolahan narkoba jenis sabu dan ekstasi dalam bentuk cairan dalam waktu dua tahun lamanya.

Sehingga, sebanyak 120 pengunjung ketika tes urine, terindikasi mengonsumi narkoba. Tidak hanya itu pihak BNN ini juga mengamankan lima pria yang diduga sebagai pengelola di diskotek pabrik narkoba tersebut.

"Hasil pemeriksaan urine sementara sebanyak 120 orang terindikasi menggunakan narkotika, baik jenis sabu maupun ekstasi. Sebab pengunjung ini ternyata meminum minuman keras (miras) yang dijual oleh diskotek ini yang mengandung cairan narkoba hasil olahan pabriknya yang ada di lantai 4 gedung ini. Lalu ada lima pelaku, yang diduga adalah pengedar dan mengelola pabrik narkoba itu," papat Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan BNN.

Kelima pelaku tersebut adalah Wastam (43), Ferdiansyah (23), Dedi Wahyudi (40), Mislah (45), dan Fadly (40). Kata Arman, saat ini mereka telah diamankan lantaran diduga sebagai pengedar narkotika jenis pil ekstasi dan shabu di pabrik narkoba berkedok diskotek tersebut.

"Sedangkan RU yang diduga sebagai pemilik di diskotek dan juga operator lab narkoba, masih dalam pengejaran kami. Ini pabrik narkobanya golongan besar, dapat menghasilkan narkotika dengan jumlah yang banyak. Jadi, hasil olahan sabu dan ekstasi di pabrik itu, dicampurkan ke minuman keras yang dijual di sini. Narkoba itu, jenisnya cairan. Tinggal campur saja dengan minuman yang dibeli pengunjung," terangnya. 

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved