Caption Coklat Tempe Ridwan Kamil Dinilai Netizen Kasar

Merek coklat tempe hasil kerjasama Bank BJB itu banyak disimpulkan netizen menjadi Jeniffer Dun yang sering juga dipanggil 'Jedun'.

Caption Coklat Tempe Ridwan Kamil Dinilai Netizen Kasar
instagram ridwankamil
Edun, coklat tempe original. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- 'Kaget, kirain pelakor ternyata cuman coklat tempe. Stay away from trouble everyone. Happy Thursday' status Ridwan Kamil dalam akun instagramnya @ridwankamil mengiringi potret sebuah coklat tempe bermerek Edun pada Kamis (14/12/2017).

Edun yang diplesetkan Walikota Bandung itu seketika memicu tawa netizen dan beragam tanggapan sejak diposting kemarin, Kamis (14/12/2017).

Bukan tanpa sebab, merek coklat tempe hasil kerjasama Bank BJB itu banyak disimpulkan netizen menjadi Jeniffer Dun yang sering juga dipanggil 'Jedun'.

Postingan pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun kian viral dan menjadi buah bibir di dunia maya, khususnya lini masa twitter.

ridwankamil
Kaget, kirain pelakor ternyata cuman coklat tempe. Stay away from trouble everyone. Happy Thursday.
instagram.com/ridwankamil

Pasalnya, tidak hanya dinilai lucu, beragam kritikan justru berbalik kepadanya lantaran dinilai telah menyindir hingga mengolok Jeniffer Dunn yang kini diduga terlibat dalam banyak kasus perselingkuhan.

"Bhaaaahaaaaa laaahhh iya ya pak @ridwankamil... tinggal ditambahi j doang (Jedun)," tulis @mat.robin4535 menambahkan komentar @fitrirasyid10 '@ridwankamil bpk generasi jaman now banget,tau tauan pelakor,,ngakak so hard'.

Sementara, Irfan lewat akun @iraafnes yang semula tidak memperhatikan kasus antara perselingkuhan seorang pengusaha sukses bernama Faisal Harris, suami Sarita Abdul Mukti dengan Jennifer Dunn menjadi semakin faham.

Sehingga dirinya menduga jika Kang Emil sering menyaksikan tayangan infotainment atau update dari Lambe Turah, akun gosip terpopuler.

"BAHAHAHAHAHA.... Sempet ga ngeh... eeeh...ternyata eh ternyata... paaak...nonton berita gosip apa Lamtur (lambe Turah)?," tulisnya dalam kolom komentar.

Namun, berbeda dengan netizen lainnya, akun @melangit_ justru menilai Kang Emil yang merupakan tokoh publik telah bersikap di luar kewajaran.

Sebab, bukan hanya mendiskreditkan sosok Jeniffer Dunn, Kang Emil dinilainya telah mempopulerkan aksi diskriminasi terhadap perempuan.

"Kang Emil yang kami cintai, kata 'pelakor 'sangat kasar dan terlalu buruk untuk diucapkan oleh pejabat publik seperti Akang. Kita barangkali tau, bahwa ada pula istilah 'pebinor'. Akan tetapi, buruknya pada society kita, mempopulerkan 'pelakor' lebih disukai dari pada 'pebinor'. Akang mungkin tidak membayangkan bagaimana stereotip tentang perempuan di suatu wilayah bisa muncul akibat komunikasi verbal yg telah dibiaskan secara gender seperti ini. Dan strereotip adalah dasar munculnya diskriminasi," tulis @melangit__ dalam kolom komentar.

"Lain dari itu, islam sangat melarang ketat prilaku pelabelan semacam ini yang disebut dengan 'Laqob' (gelar dalam bahasa arab), Kang. Kalau Akang sangat menghargai perempuan-perempuan disekeliling Akang as we know, saya mohon untuk tidak 'menyumbangkan' hal-hal semacam ini pada masyarakat kita. Cobalah untuk menciptakan lingkungan yg baik bagi perempuan. Barakallah," tulisnya lagi. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved