Pendapatan PLN Jabar Tembus Rp 47 Triliun

"Bekasi penyumbang terbesar di tingkat nasional, karena selain banyaknya perumahan di sini juga banyak kawasan industri.."

Pendapatan PLN Jabar Tembus Rp 47 Triliun
Warta Kota
Ilustrasi meteran listrik. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Perolehan pendapatan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Barat hingga November 2017 ini mencapai Rp 47,074 triliun.

Nilai ini akan bertambah hingga akhir tahun, mengingat petugas terus melakukan pemasangan jaringan listrik baru.

Deputi Manager Strategi Pemasaran PLN Distribusi Jawa Barat, Suprayogi optimis pihaknya mampu meraih target yang dipatok, yakni Rp 51 triliun.

Pada tahun lalu, kata dia, pihaknya telah menyetor uang sebesar Rp 41,155 triliun ke negara.

"Target tiap tahun terus naik, karena kami selalu melakukan pemasangan jaringan listrik baru," kata Suprayogi di Kantor PLN Rayon Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (12/12).

Menurut dia, pendapatan yang diperoleh ini hasil penjualan listrik sebesar 43,461 terawatt hour (TW-h).

Pada tahun 2017, PLN menargetkan penjualan listrik di wilayah Jawa Barat mencapai 49 TW-h.

"Tahun ini kami menargetkan ada 761.000 pemasangan listrik baru, sedangkan sampai 10 Desember ini sudah ada 755.610 pemasangan listrik baru," kata pria yang biasa disapa Yogi ini.

Yogi mengklaim, komposisi pendapatan yang disetor Distribusi PLN Jawa Barat lebih besar dibanding wilayah lain, yakni 23 persen.

Bahkan dari seluruh dana yang disetor itu, mayoritas berasal dari Area Bekasi dengan jumlah pelanggan 1.572.000 sambungan.

"Bekasi penyumbang terbesar di tingkat nasional, karena selain banyaknya perumahan di sini juga banyak kawasan industri yang membutuhkan listrik," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Yogi mengapresiasi upaya PLN Area Bekasi yang menggiatkan program pemasangan listrik baru.

Bahkan pada Selasa (12/12) pagi, ada 12.000 jaringan listrik baru yang akan dipasang secara serentak di wilayah setempat.

"Kami berharap agar daerah lain di Jawa Barat mengikuti jejak Bekasi, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian nasional," katanya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help