Ketika ABG Mendaki Singgasana Para Dewa

Mendaki Gunung Semeru kali ini terasa luar biasa karena bersama para ABG, Angkatan Bakal Gocap alias mereka yang berusia mendaki 50 tahun.

Ketika ABG Mendaki Singgasana Para Dewa
Romika Harya
Berfoto lagi seperti dulu di Puncak Mahameru. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Serombongan pendaki yang sudah tidak muda lagi beringsut menapaki medan pasir Puncak Mahameru. Langkah perlahan dalam dinginnya fajar menyingsing menuju pucuk tertinggi Pulau Jawa pada ketinggian 3.676 meter.

"Kami memang berumur, tetapi semangat kami tidak berjamur," kata Romika Harya, salah seorang diantara 19 pendaki dari berbagai kelompok yang sama-sama mendaki gunung itu 1-5 Desmber 2017 lalu.

Rata-rata kami ini sebenarnya tergolong ABG. Bukan Anak Baru Gede sebagaimana istilah gaul anak muda jaman now, tapi Angkatan Bakal Gocap karena rata-rata usianya mendekati 50 tahun, masih cukup muda untuk berhenti mendaki gunung!

Kami disatukan dengan mimpi bersama untuk menyapa Gunung Semeru, selain sama-sama punya ikatan sebagai alumni SMA Kolese Gonzaga, sekolah tenar di bilangan Pejaten Barat, Pasar Minggu tersebut.

Para ABG (Angkatan Bakal Gocap) Gonzaga di Puncak Mahameru.
Para ABG (Angkatan Bakal Gocap) Gonzaga di Puncak Mahameru. (istimewa)

Diantara kami ada karyawan PT Best Tirta Technology, anggota Ikatan Alumni SMA Gonzaga, Morester (Pencinta alam SMA Gonzaga), dan Amason Wacana Bhakti (Kelompok Pecinta Alam Seminari Wacana Bhakti). 

Maka dengan difasilitasi Bumii Adventure, pada Jumat (1/12/2017) pukul 09.00 kami sudah berkumpul di Desa Tumpang untuk selanjutnya menumpang jip ke Ranupane, desa terakhir sebelum memulai pendakian. 

Hujan deras turun di sepanjang jalan hingga kami tiba di Ranupane. Angin juga tak mau berhenti bertiup kencang sambil mengirim rasa was-was akan pendakian nanti. Fisik terasa melorot dan kami putuskan beristirahat sehari di Ranupane.

Sabtu (2/12/2017) kami mulai mendaki pukul 08.00 dengan cuaca yang mulai bersahabat.

Setelah memasuki gerbang Selamat Datang, kami disuguhi jalur yang variatif. Jalan mendatar hingga menanjak tipis kami susuri dengan penuh keceriaan.

Rupanya cuaca hari itu sangat bersahabat. Pemandangan danau yang dikepung pegunungan sudah tak sabar dinanti.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved