Jaksa Turun Tangan, Tunggakan BPJS Rp 3,9 Miliar Dibayar

Setelah jaksa turun tangan, sejumlah perusahaan di Jakarta Selatan membayar tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 3,9 miliar.

Jaksa Turun Tangan, Tunggakan BPJS Rp 3,9 Miliar Dibayar
Setelah jaksa turun tangan, sejumlah perusahaan di Jakarta Selatan pun membayar tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 3,9 miliar. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA-Di antara 26.547 perusahaan aktif yang terdaftar beroperasi di wilayah Kota Jakarta Selatan per November 2017, terdapat 7.151 perusahaan yang menunggak iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan nilai tunggakan mencapai Rp 402,7 miliar.

Untuk menertibkan perusahaan penunggak iuran itu, belum lama ini BPJS Ketenagakerjaan menggandeng sejumlah pihak untuk bergabung ke dalam Tim Terpadu Khusus Penegakan Hukum.

Salah satu yang digandeng adalah Kejaksaan.

Baca: Tukar Gas Melon dengan Bright Tak Masuk Akal

Hasilnya kini mulai terlihat saat Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berhasil menagih tunggakan sebesar Rp 3,9 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Raimel Jesaja, mengatakan, uang tersebut disetor oleh enam dari 10 perusahaan di Jakarta Selatan yang proses penagihannya dilimpahkan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek kepada Kejaksaan Negeri.

Baca: Ribuan Perusahaan Penunggak Iuran BPJS TK Dapat Warning

Total nilai tunggakan 10 perusahaan itu sebesar Rp 14,3 miliar.

"Ini adalah uang Negara yang berhasil diselamatkan, yang bertujuan untuk melindungi para tenaga kerja. Kita akan langsung setorkan ke bank," ujar Raimel sambil menunjukkan tumpukan uang tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/12).

Ke-10 perusahaan itu sebelumnya dipanggil untuk menyetorkan tunggakannya ke kantor Kejaksaan.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved