Muncul Postingan Sudutkan Anies-Sandi di Facebook Soal BPJS, Kadinas Kesehatan Membela

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengklarifikasi terkait postingan BPJS di facebook yang menyudutkan Anies-Sandi.

Muncul Postingan Sudutkan Anies-Sandi di Facebook Soal BPJS, Kadinas Kesehatan Membela
Postingan di facebook yang menyudutkan Anies-Sandi terkait subsidi iuran BPJS kesehatan bagi warga miskin Jakarta.(istimewa) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kusmedi Priharto, mengklarifikasi terkait sebuah postingan BPJS di facebook yang menyudutkan Anies-Sandi.

Postingan itu menyebut Pemprov DKI tak lagi mensubsidi iuran BPJS kesehatan bagi warga miskin sejak pergantian gubernur.

Diceritakan warga miskin Jakarta kini tak bisa menikmati lagi iuran BPJS kesehatan secara gratis.

Postingan di facebook yang menyudutkan Anies-Sandi terkait subsidi iuran BPJS kesehatan bagi warga miskin Jakarta.(istimewa)
Postingan di facebook yang menyudutkan Anies-Sandi terkait subsidi iuran BPJS kesehatan bagi warga miskin Jakarta.(istimewa) ()

"Tidak benar itu cerita yang dishare," kata Kusmedi ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (8/12/2017).

Menurut Kusmedi, tahun 2017 ini dana subsidi untuk universal health coverage (UHC) sebesar Rp 1,030 milliar.

"Itu masih cukup sampai akhir tahun," kata Kusmedi.

Terkait tuduhan bahwa dana subsidi dihentikan sejak pergantian gubernur, Kusmedi membantah hal itu.

Menurut Kusmedi, bahkan di Raperda APBD 2018 jumlah subsidi pembayaran iuran BPJS kesehatan untuk warga miskin justru ditambah.

"Tahun 2018 dananya ditingkatkan jadi Rp 1,58 milliar," kata Kusmedi.(*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved