WartaKota/

Transaksi Nontunai Pertamina Capai Rp 300 Triliun

Pertamina menargetkan tahun 2018, transaksi non tunai untuk pembelian Bahan Bakar Minyak naik jadi 20 persen dari seluruh transaksi.

Transaksi Nontunai Pertamina Capai Rp 300 Triliun
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Pertamina mengadakan pengundian pemenang program Pertamina Fuel Lucky Swipe di Lotte Avenue, Kamis (7/12). Tampak SVP Credit Cards Group Bank Mandiri Vira Widyasari, Manager Comercial Retail Fuel Marketing Pertamina Deny Djukardi, SVP Credit Card Business BNI Corina Leyla Karnalies, dan Vice General Manager Credit Card BRI Pungki Mahastuti. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

WARTA KOTA, KUNINGAN - Pertamina menargetkan tahun 2018, transaksi nontunai untuk pembelian BBM (Bahan Bakar Minyak) naik jadi 20 persen dari seluruh transaksi.

Tahun ini ada kenaikan 5 persen dibandingkan tahun lalu. Dari 3 persen menjadi 8 persen.

Nilai transaksi non tunai (cashless) yang 8 persen tersebut setara dengan Rp 300 triliun.

Manager Comercial Retail Fuel Marketing Pertamina Deny Djukardi mengatakan, Pertamina mendukung Pemerintah yang menggalakkan gerakan nontunai sehingga program-program yang diadakan Pertamina untuk mensukseskan program Pemerintah tersebut.

Salah satu program Pertamina untuk menggalakan transaksi nontunai melalui Pertamina Fuel Lucky Swipe.

Sejak diluncurkan Januari 2017 lalu, lebih dari 100.000 pelanggan ikut di program tersebut.

"Kami bekerjasama dengan tiga bank BUMN, yakni Mandiri, BNI dan BRI merupakan wujud sinergi BUMN," ujar Deny sesaat sebelum pengundian Pertamina Fuel Lucky Swipe periode kedua di Lotte Avenue, Kamis (7/12/2017).

Program Pertamina Fuel Lucky Swipe ini merupakan program nasional sebagai rangkaian dari 'No Surcharge Program' untuk setiap transaksi nontunai di seluruh SPBU Pertamina.

Konsumen yang bertransaksi menggunakan kartu debit dan kartu kredit di SPBU tanpa adanya biaya tambahan.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help