WartaKota/
Home »

Depok

Toyota Rush Warga Depok Digondol Komplotan Maling Bermodus Pura-pura Tertabrak

Korban memastikan pelaku bukanlah debt collector, karena mobil keluaran tahun 2014 itu, mereka beli secara cash dalam kondisi baru.

Toyota Rush Warga Depok Digondol Komplotan Maling Bermodus Pura-pura Tertabrak
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Mobil Toyota Rush milik Ni Nyoman Cinta Triana, yang dibawa kabur sekelompok orang, di Jembatan GDC, Kota Depok, Jawa Barat. 

Tak lama, kata dia, para pelaku lain yang mengendarai sepeda motor, datang dan mengerubungi mobil Triana, serta berpura-pura menolong rekannya.

Baca: 15 Tahun Berdiri, Baru Kali Ini KPK Tahan Ketua DPR Aktif

"Teman-temannya yang lain datang dan pura-pura menolong. Mereka meminta istri saya turun. Istri saya sambil gendong anak lalu turun dan melihat kondisi korban. Saat itulah, mobil dibawa kabur sama salah seorang mereka. Lalu orang yang pura-pura ketabrak dan rekan lainnya pergi begitu saja. Jadi mereka semua itu komplotan untuk rampas mobil kami," beber Deddy.

Dari keterangan istrinya, saat kejadian di jembatan GDC cukup sepi.

"Saat itu istri saya langsung naik ojek, dan lapor ke kantor polisi. Tapi sampai kantor polisi, istri saya masih blank dan shock. Sehingga, nomor pelat mobil saja lupa. Istri saya lalu balik lagi dan jemput anak sekolah di wilayah Kampung Sawah," tutur Deddy.

Baca: Puncak Musim Hujan Diprediksi Februari 2018, Dinas Tata Air Optimistis Jakarta Tak Banjir

Menurut Deddy, istrinya kemudian menenangkan diri dahulu, sebelum akhirnya membuat laporan polisi ke Mapolresta Depok, Rabu malam.

"Istri saya akhirnya baru lapor ke polisi Rabu malam, ditemani kerabat kami," ucap Deddy.

Deddy menuturkan, mobil Toyota Rush tahun 2014 itu dibelinya secara tunai dalam kondisi baru dan bukan secara kredit, atau bahkan sedang digadai. Sehingga, ia memastikan tidak mungkin pelaku adalah debt collector yang hendak menyita mobilnya.

Baca: Pengamat Hukum Prediksi Setya Novanto Menang Lagi di Praperadilan Babak Kedua

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help