WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Ada Perbaikan Rel, Pondok Ranji ke Kebayoran Lama Ditempuh Sekitar Satu Jam

Perbaikan rel di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dilakukan sebagai antisipasi jangka panjang.

Ada Perbaikan Rel, Pondok Ranji ke Kebayoran Lama Ditempuh Sekitar Satu Jam
Warta Kota/Dwi Rizki
Stasiun Kebayoran Lama 

WARTA KOTA, PESANGGRAHAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengakui terkendalanya perjalanan kereta dari Pondok Ranji menuju Kebayoran Lama maupun sebaliknya, adalah karena adanya perbaikan rel.

Rute perjalanan mulai terganggu sejak 2 Desember lalu, di mana kereta yang melaju dari Stasiun Pondok Ranji menuju Kebayoran Lama, bisa memakan waktu sekitar satu jam.

Padahal, dalam kecepatan normal, hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk mencapai Stasiun Kebayoran Lama. Leletnya kereta pun menuai cacian dari para warganet di sosial media.

Baca: Nenek Berumur 130 Tahun Ini Betah Tinggal Sendirian di Bedeng Mungilnya, Ternyata Ini Alasannya

Kepala Humas Daop 1 PT KAI Suprapto mengatakan, perbaikan rel di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dilakukan sebagai antisipasi jangka panjang.

"Perbaikan dilakukan untuk meminimalisir risiko jalur terendam akibat banjir yang kerap terjadi di sekitar wilayah Rawa Papan," kata Suprapto.

Suprapto menuturkan, hujan besar yang sebulan belakangan mengguyur Jakarta dan sekitarnya, beberapa kali mengganggu perjalanan kereta, khususnya di antara dua stasiun tersebut.

Baca: Cuma Punya Uang Rp 100 Ribu? Tenang, Anda Tetap Bisa Berwisata di Jakarta

"Kalau ketinggian air sudah berada di atas kop rel, perjalanan pasti terganggu. Karenanya harus diperbaiki dan ditinggikan," jelasnya.

Suprapto melanjutkan, saat ini kereta api yang melintas di petak jalan tersebut dilalui dengan kecepatan 20 kilometer per jam.

Ada pun jalur rel yang ditinggikan sepanjang 650 meter untuk bagian hulu, dan untuk bagian hilir sepanjang 1.300 meter.

"Ditinggikannya 60 sentimeter. Estimasi pekerjaan ini bisa diselesaikan kurang lebih dua pekan," tuturnya. (*)

Penulis: Banu Adikara
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help