WartaKota/
Home »

Depok

Polisi Buru Komplotan Perampas Mobil Toyota Rush di Jembatan GDC Depok

Sehingga apakah dari sana, bisa dilihat dan dilacak dimana keberadaan mobil tersebut saat ini.

Polisi Buru Komplotan Perampas Mobil Toyota Rush di Jembatan GDC Depok
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Mobil Toyota Rush milik Ni Nyoman Cinta Triana, yang dibawa kabur sekelompok orang, di Jembatan GDC, Kota Depok, Jawa Barat. 

"Teman-temannya yang lain datang dan pura-pura menolong. Mereka meminta istri saya turun. Istri saya sambil gendong anak lalu turun dan melihat kondisi korban. Saat itulah, mobil dibawa kabur sama salah seorang mereka. Lalu orang yang pura-pura ketabrak dan rekan lainnya pergi begitu saja. Jadi mereka semua itu, komplotan untuk rampas mobil kami," papar Deddy.

Dari keterangan istrinya, saat kejadian di Jembatan GDC, cukup sepi.

"Saat itu istri saya langsung naik ojek, dan lapor ke kantor polisi. Tapi sampai kantor polisi, istri saya masih blank dan shock. Sehingga nomor plat mobil saja lupa. Istri saya lalu balik lagi dan jemput anak sekolah di wilayah Kampung Sawah," kata Deddy.

Menurutnya istrinya kemudian menenangkan diri dahulu, sebelum akhirnya membuat laporan polisi ke Mapolresta Depok, Rabu malam.

"Istri saya akhirnya baru lapor ke polisi Rabu malam, ditemani kerabat kami," kata Deddy.

Deddy menuturkan mobil Toyota Rush tahun 2014 itu dibelinya secara tunai dalam kondisi baru dan bukan secara kredit atau bahkan sedang digadai. Sehingga ia memastikan tidak mungkin pelaku adalah debt collector yang hendak menyita mobilnya.

"Mereka pasti komplotan untuk rampas mobil kami," kata Deddy.

Menurut Deddy, mobilnya dilengkapi dengan sistem GPS, yang diharapkan dari sana polisi bisa melacak keberadaan mobilnya dan membekuk pelaku.

Ia mengatakan di dalam mobil juga terdapat HP istrinya yang turut dibawa kabur pelaku. "Semoga polisi bisa mengungkap kasus ini dan mobil kami kembali," kata Deddy.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help