WartaKota/

Pilot Tersandung Narkoba, Dilakukan Pemeriksaan 100 Persen Crew Pesawat

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menginstruksikan untuk dilakukan pemeriksaan urine kepada seluruh pilot dan awak kabin pesawat.

Pilot Tersandung Narkoba, Dilakukan Pemeriksaan 100 Persen Crew Pesawat
Warta Kota/Andika Panduwinata
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso saat ditemui di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (26/11/2017). 

Laporan Wartwan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Insiden terciduknya pilot senior maskapai Lion Air yang mengkonsumsi narkoba membuat Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menginstruksikan untuk dilakukan pemeriksaan urine kepada seluruh pilot dan awak kabin pesawat. Pemeriksaan tersebut dalam rangka penyempurnaan sampling yang dilakukan maskapai.

Sehingga penerbangan di Indonesia lebih aman. Hal itu diungkapkan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso.

"Saya minta kepada pihak maskapai untuk menscreening pilot - pilotnya, saya minta dalam hal ini untuk disempurnakan samplingnya. Karena yang dipakai itu sampling region, hanya dilakukan di tempat - tempat yang riskan," ujar Agus saat ditemui di GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (7/12/2017).

Ia menjelaskan secara profesional pilot memenuhi ketentuan, tapi di luar itu kelakuan yang bersangkutan sangat melakukan dan mengancam dunia penerbangan. Oleh karena itu pihaknya menekankan untuk 100 persen crew pesawat diperiksa.

"Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada para penumpang," ucapnya.

Disinggung soal pencabutan lisensi apa kah akan dicabut, ia menyatakan akan menunggu hasil dari BNN. "Nantinya apa kah hasilnya recovery atau tidak, setelah itu baru kemudian kami putuskan untuk mencabut lisensinya. Tapi untuk sekarang sudah kami lakukan unfit kepada yang bersangkutan," kata Agus.

Seperti diberitakan sebelumnya, pilot maskapai Lion Air berinisial MS (48) pada Senin (4/12/2017) malam diperiksa polisi lantaran diduga mengunakan narkotika. hal ini diketahui saat penggeledahan kamar hotel tempat menginapnya di Kupang.

Penerbang yang tersandung narkoba tersebut merupakan pilot senior yang telah bekerja di Lion Air sejak tahun 2014. Dan mempunyai catatan kesehatan, serta sikap dan prilaku yang baik. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help