WartaKota/
Home »

Depok

Operasi Pasar Gas Melon di Depok Ludes Dalam Hitungan Jam, Sejumlah Warga Tak Kebagian

Operasi pasar elpiji 3 kg bersubsidi di 25 titik di Kota Depok, Kamis (7/12/2017) langsung diserbu warga.

Operasi Pasar Gas Melon di Depok Ludes Dalam Hitungan Jam, Sejumlah Warga Tak Kebagian
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Antrean Operasi Pasar Gas melon di sejumlah lokasi di Depok, di antaranya di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan dan di Cipayung. 

Namun sekitar pukul 12.00, gas melon sudah habis dan beberapa warga yang terlanjur antri harus kecewa.

"Sudah antri panas-panas hampir sejam, dan ninggalin anak sendirian di rumah, tetap gak dapat gas melon karena habis. Padahal saya cuma mau beli satu tabung saja," kata Atik, kecewa.

Meski sudah penuh keringat karena kelelahan antri ditengah terik matahari, Atik tetap mencari gas melon di tempat lain.

"Akhirnya dapat di toko di dekat Parung Bingung, tapi harganya sudah Rp 23 ribu," kata ibu dua anak ini.

Dalam operasi pasar di Jalan Pasir Putih ini, setiap warga yang membeli harus menunjukkan KTP dan dipastikan warga Kelurahan Pasir Putih atau sekitarnya yang masuk dalam Kecamatan Sawangan.

Kekecewaan serupa dikatakan Mulyadi warga RW 3, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok.

Ia mengaku tidak kebagian gas melon seharga Rp 16.000 pertabung dalam operasi pasar yang dilakukan di dekat Kantor Kelurahan Beji Timur, Kamis (7/12/2017) pagi.

Di sini, operasi pasar sudah dibuka sejak pukul 06.30.

Namun belum sampai pukul 08.00, sebanyak 560 tabung gas melon sudah ludes.

"Jam setengah tujuh tadi saya lihat OP gas melon baru dibuka karena truk baru datang. Karena saya pikir masih lama, saya antar anak sekolah dulu, lalu pulang ambil tabung kosong. Pas mau beli gas melon di operasi pasar sekitar jam 8, katanya sudah habis," kata Mulyadi kepada Warta Kota.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help