Ketua DPRD Setuju Jakarta Mesti Mulai Atur Penggunaan Ruang Bawah Tanah

PT Mass Rapid Transit Jakarta menggelar lokakarya merumuskan dasar hukum terkait rancangan underground goverment.

Ketua DPRD Setuju Jakarta Mesti Mulai Atur Penggunaan Ruang Bawah Tanah
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pekerja mengecek pembangunan Proyek terowongan bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR -- PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menggelar lokakarya merumuskan dasar hukum terkait rancangan underground goverment.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, setuju dengan ide bahwa Jakarta mesti mulai mengatur penggunaan ruang bawah tanahnya.

"Itu sudah harus mulai dipikirkan. Harus mulai diusulkan Rancangan Perdanya," kata Edi kepada Wartakotalive.com, beberapa waktu lalu.

Menurut lelaki yang akrab disapa Pras, Jakarta mesti mulai meniru Singapura soal pemanfaatan ruang bawah tanahnya.

"Coba lihat Singapura bagaimana mereka mengatur ruang bawah tanahnya. Jaringan MRT disana sebagian besar berada di bawah tanah seluruhnya terhubung dengan mall dan pusat-pusat ekonomi, wisata maupun pemukiman," ujar Pras.

Di bawah tanah itu pula orang bisa berjalan dan berpindah koridor MRT. Sehingga untuk mencapai 1 lokasi dari ujung ke ujung, warga Singapura hanya perlu berjalan dibawah tanah dari lokasi berangkat sampai tujuannya.

Bahkan untuk mencapai pusat-pusat perbelanjaan dan berpindah dari satu mal ke mal lain, warga Singapura tak perlu naik ke jalan raya.

Mereka cukup bergerak dibawah tanah sebab nyaris seluruh mal terhubung dengan MRT yang ada di bawah tanahnya.

"Ya makanya sudah mulai harus dipikirkan memang pemanfaatan ruang bawah tanah itu," kata Pras.

Menenggelamkam manusia untuk berjalan di bawah tanah cukup baik untuk mengurangi kepadatan dan kesemerawutan di jalanan

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved