WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Himpaudi Tegaskan Tidak Semua Guru PAUD DKI Jakarta Dapat Dana Hibah

"Yang kami ajukan hanya 6.700 guru yang tergabung dalam Himpaudi DKI Jakarta, karena tidak semua guru tergabung.."

Himpaudi Tegaskan Tidak Semua Guru PAUD DKI Jakarta Dapat Dana Hibah
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Anak-anak sedang belajar di PAUD Bina Ceria yang terletak di Jalan Bina Warga RT.6/7 Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (30/11). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Banu Adikara

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Rencana pengucuran dana hibah sebesar Rp 40,2 miliar dari Pemprov DKI Jakarta kepada guru-guru pendidikan anak usia dini (PAUD) rupanya tidak diturunkan ke seluruh guru PAUD yang ada di Ibukota.

Ketua Perhimpunan Pendidik dam Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) DKI Jakarta, Yufi pada Kamis (7/12) mengatakan bahwa hanya guru-guru yang tergabung dalam Himpaudi saja yang diajukan mendapat dana tersebut.

"Yang kami ajukan hanya 6.700 guru yang tergabung dalam Himpaudi DKI Jakarta, karena tidak semua guru PAUD di Jakarta tergabung dalam Himpaudi," kata Yufi.

Ketua Perhimpunan Pendidik dam Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) DKI Jakarta, Yufi (kanan).
Ketua Perhimpunan Pendidik dam Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) DKI Jakarta, Yufi (kanan). (Warta Kota/Banu Adikara)

Yufi merinci, DKI Jakarta sendiri total memiliki tidak kurang dari 12.000 guru PAUD yang tersebar di seluruh wilayah kota administrasi DKI Jakarta, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dari 12.000 guru PAUD, Yufi mengatakan, ada 7.444 guru yang sudah tergabung ke dalam Himpaudi.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya 6.700 guru yang diajukan untuk mendapat dana hibah yang, rumornya, sebesar Rp 500.000 per bulan per kepala.

"Yang kami ajukan memang tidak semua, karena tidak semua guru PAUD di Jakarta tergabung dalam Himpaudi. Sementara, untuk anggota Himpaudi yang tidak ikut diajukan mendapat dana hibah, itu karena mereka belum memenuhi kriteria," kata Yufi.

Salah satu kriteria yang harus terpenuhi, kata Yufi, adalah jenjang pendidikan sang guru.

"Jadi ada guru yang hanya lulusan SMP. Itu termasuk tidak memenuhi kriteria. Ada yang belum mengikuti diklat, itu juga tidak masuk kriteria," kata Yufi.

Rencana pemberian dana hibah bagi guru-guru PAUD di Jakarta untuk pertama kalinya bakal dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dana hibah rencananya akan diberikan kepada para guru PAUD melalui Himpaudi lewat rekening Bank DKI, yang nantinya akan didistribusikan ke seluruh guru Himpaudi yang terdaftar dalam pengajuan. (*)

Penulis: Banu Adikara
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help