WartaKota/
Home »

Depok

Kasus First Travel

Bos First Travel Masih Berjanji Bisa Berangkatkan 50 Ribu Jemaah Umrah

Ketiganya mengenakan baju tersangka warna oranye dengan tangan terborgol, dan dibawa masuk ke dalam Gedung Kejari Depok.

Bos First Travel Masih Berjanji Bisa Berangkatkan 50 Ribu Jemaah Umrah
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Andika Surachman, tersangka kasus penipuan dan penggelapan uang puluhan ribu calon jemaah umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, dilimpahkan dari Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Kamis (7/12/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK - Tiga tersangka kasus penipuan dan penggelapan uang puluhan ribu calon jemaah umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, dilimpahkan oleh Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Kamis (7/12/2017).

Ketiga tersangka, yakni pasutri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan serta adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, tiba di Gedung Kejari Kota Depok, Jalan Boulevard, Kompleks Perkantoran GDC, Pancoran Mas, Depok, Kamis sekira pukul 11.30.

Mereka dibawa dengan mobil tahanan Toyota Innova, dan masing-masing dikawal dua hingga tiga orang penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Baca: Dilimpahkan ke Kejari Depok, Bos First Travel Andika Surachman Tersenyum Lebar

Ketiganya mengenakan baju tersangka warna oranye dengan tangan terborgol, dan dibawa masuk ke dalam Gedung Kejari Depok.

Andika Surachman, suami Anniesa, tampak cukup tenang dan menebarkan senyum d itengah kawalan petugas yang membawanya masuk ke Gedung Kejari Depok.

"Kita maunya damai. Saya siap tanggung jawab dan pasti tanggung jawab. Kita bisa berangkatkan 50 ribu jemaah," kata Andika sembari bergegas dibawa penyidik ke ruang tahanan Kejari Depok.

Baca: Jejak Setya Novanto, Pernah Berdagang Beras dan Terpilih Menjadi Pria Tampan Surabaya pada 1975

Meski begitu Andika mengaku akan tetap mengikuti prosedur hukum yang masih berjalan.

"Kita ikuti saja prosesnya, saya optimis," ujar Andika.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help