WartaKota/

Ada Tujuh Indikator Kelayakan Hunian di Bekasi

Ketujuh indikator itu adalah jalan lingkungan, drainase, fasilitas persampahan, sanitasi, akses air bersih, fasum/fasos dan ruang terbuka hijau (RTH).

Ada Tujuh Indikator Kelayakan Hunian di Bekasi
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mencatat, ada tujuh indikator kelayakan suatu hunian.

Ketujuh indikator itu adalah jalan lingkungan, drainase, fasilitas persampahan, sanitasi, akses air bersih, fasum/fasos dan ruang terbuka hijau (RTH).

Tujuh indikator ini saling berkesinambungan, sehingga perlu dijaga untuk memperoleh kualitas hidup yang baik.

"Tujuh indikator ini bisa mengeleminasi wilayah kumuh atau tidak layak huni dalam kurun waktu yang sudah ditargetkan," kata Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman pada Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, tujuh indikator ini bisa terpenuhi dengan cara meningkatkan sinergitas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

Misalnya persoalan penanganan sampah berada di Dinas Lingkungan Hidup (LH) dan sistem drainase ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Kita saling bersinergi untuk menjadikan Kota Bekasi lebih baik sebagaimana visi dan misi yaitu Maju, Sejahtera dan Ihsan," ujar Imas.

Imas mencatat, masih ada 3.066 unit rumah kumuh atau rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah setempat.

Seluruh rumah itu sudah harus dibedah hingga akhir 2018 mendatang.

Hal ini sejalan dengan Program Kota Tanpa Kumuh yang digagas oleh Pemerintah Pusat, Presiden Joko Widodo.

"Satu kepala keluarga mendapat bantuan Rp 18 juta untuk membedah rumahnya. Bagian yang dibedah biasanya atap, lantai dan dinding (aladin)," ujar Imas.

Menurut Imas, selain aladin dalam keadaan tidak layak, sanitasi mereka juga cukup buruk.

Sarana dan prasarana sanitasi yang kurang baik, kata dia, dapat berpengaruh pada penyebaran penyakit seperti diare dan kolera.

"Selain penataan lingkungan, kami juga rutin mensosialisasikan tentang hidup bersih untuk menjaga lingkungan rumah di kalangan masyarakat," katanya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help