WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

17 Bagan Ikan dan Kerang Hijau Dibongkar agar Tidak Hambat Lalu Lintas Kapal

Pembongkaran dilakukan agar tidak menganggu kapal yang melintas di perairan tersebut.

17 Bagan Ikan dan Kerang Hijau Dibongkar agar Tidak Hambat Lalu Lintas Kapal
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sebanyak 17 bagan ikan dan kerang hijau di perairan Pulau Cipir dan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, Kamis (7/12/2017) dibongkar. Pembongkaran dilakukan agar tidak menganggu kapal yang melintas di perairan tersebut. 

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU -- Sebanyak 17 bagan ikan dan kerang hijau di perairan Pulau Cipir dan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, Kamis (7/12/2017) dibongkar.

Pembongkaran dilakukan agar tidak menganggu kapal yang melintas di perairan tersebut.

Puluhan petugas gabungan Satpol PP, Sudin Perhubungan, TNI/Polri dan apartur Kelurahan Pulau Untung Jawa, menertibkan bagan ikan dan kerang hijau. Pembongkaran dilakukan satu per satu oleh petugas bersama pemilik bagan dengan menggunakan alat manual seperti golok.

"Penertiban ini merupakan perintah Bupati dan Kepala Satpol PP DKI Jakarta. Sebelum dilakukan pembongkaran, kami juga telah melakukan sosialisasi kepada para pemilik dan mereka paham," ujar Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu, Partono, Kamis (7/12/2107).

Sebanyak 17 bagan ikan dan kerang hijau di Kepulauan Seribu Selatan dibongkar.
Sebanyak 17 bagan ikan dan kerang hijau di Kepulauan Seribu Selatan dibongkar. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Parto mengungkapkan proses penertiban bagan ikan dan kerang hijau dalam kesempatan tersebut berjalan tidak maksimal. Hal itu disebabkan beberapa faktor seperti cuaca yang tidak kondusif hingga keterbatasan sarana dan prasarana.

"Namun demikian kami akan terus melakukan penertiban dengan melibatkan warga karena total bagan ikan dan kerang hijau yang ada masing-masing berjumlah 30 buah dan 250 buah. Penertiban dilakukan agar tidak menganggu aktivitas kapal di sekitar lokasi," ucapnya.

Salah seorang warga, Muhammad Alwi (42) mengatakan Satpol PP telah melakukan sosialisasi dengan nelayan sebanyak tiga kali. Pria yang berprofesi sebagai nelayan kerang hijau itu juga menyadari bahwa keberadaan bagan mengganggu alur kapal menuju Pulau Cipir dan Pulau Onrust.

"Milik saya ada tiga bagan yang ditertibkan. Kami akan bersinergi dan mensupport karena menyadari bahwa bagan ini mengganggu akses kapal," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help