WartaKota/

Puluhan Ribu Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Kecelakaan Kerja

Sekitar 21.000 pekerja di Kota Bekasi belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja. Akibatnya, mereka tidak memiliki kepastian.

Puluhan Ribu Pekerja di Bekasi Belum Terlindungi Asuransi Kecelakaan Kerja
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, BEKASI - Sekitar 21.000 pekerja di Kota Bekasi belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja. Akibatnya, mereka tidak memiliki kepastian tentang penanggung jawab bila terjadi kecelakaan kerja.

Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka harus merogoh uangnya sendiri untuk membiaya pengobatan.

"Karena itu, perusahaan kita minta agar mengikutsertakan karyawannya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan," kata Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, Edison Effendi pada Rabu (6/12/2017).

Edison mengatakan, perusahaan harus melampirkan dokumen soal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bila mengurus perpanjangan izin atau membuat izin baru.

Bila mereka tidak melampirkan dokumen itu, kata dia, mereka tidak akan memperoleh izin dan keberadaan perusahaan itu ilegal.

"Mereka (perusahaan) tidak bisa memanipulasi data, kalau berkas itu tidak dilampirkan maka berkas tidak akan diproses," ujar Edison.

Menurut Edison Effendi, implementasi aturan ini telah dimulai sejak awal Desember 2017 ini.

Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, pada Rabu (6/12/2017).

"Pemerintah ingin karyawan mendapat perlindungan dan jaminan di tempat kerjanya bila terjadi kecelakaan," kata Edison Effendi.

Perusahaan kecil

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help