WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pertamina Gelar Operasi Pasar Selama Empat Hari

Untuk wilayah Kota Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal.

Pertamina Gelar Operasi Pasar Selama Empat Hari
istimewa
Program penukaran tabung gas melon ke brigh gas yang digelar Pertamina. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

WARTA KOTA, PALMERAH -- Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg di sejumlah wilayah Marketing Operation III yang meliputi Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Penambahan pasokan yang digelontorkan bervariasi untuk masing-masing wilayah, bahkan ada yang mencapai 60 persen dibandingkan penyaluran normal.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menjelaskan, hal ini dilakukan dengan penambahan pasokan ke agen/pangkalan resmi dan juga operasi pasar.

“Pertamina sudah melakukan operasi pasar sejak Senin (4/12) dan rencananya akan berlanjut sampai Kamis (7/12). Beberapa wilayah yang sudah menerima operasi pasar adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok pada tanggal 4 dan 5 Desember 2017,” ujarnya kepada Warta Kota, Rabu (6/12).

Untuk wilayah Kota Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal.

Demikian juga untuk wilayah Depok, dimana operasi pasar menyalurkan sekitar 24 persen dibandingkan penyaluran normal.

Operasi pasar bertujuan bukan hanya menambah pasokan di masyarakat, namun juga sebagai upaya untuk menstabilkan harga.

Karena pada operasi pasar ini LPG 3 kg dijual sesuai denga harga eceran resmi di masing-masing daerah.

Selain itu, penambahan pasokan juga dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya seperti wilayah Priangan Timur yang mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran hingga 60 persen dibandingkan kondisi normal.

Kemudian di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga 46 persen dibandingkan penyaluran normal.

Sementara Bandung, Cimahi, Sumedang dan sekitarnya juga mendapat penambahan pasokan hingga 50 persen.

“Seiring dengan penambahan pasokan ini, tentunya kami juga menghimbau agar masyarakat yang bukan target pengguna LPG 3 kg agar tidak turut menggunakan LPG 3 kg. Karena LPG 3 kg ini merupakan barang yang disubsidi pemerintah khusus untuk masyarakat tidak mampu. Sehingga dalam penyalurannya juga harus dijaga kuota atau jumlahnya,” ujarnya.

Untuk itu, Pertamina menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian LPG 3 kg secara berlebihan.

Apabila masyarakat masih menemukan adanya kesulitan dalam menemukan LPG 3 kg atau adanya harga yang tidak wajar, maka bisa menghubungi Contact Pertamina di nomor 1500 000. (*/lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help