Penghapusan Pajak Dinilai Efektif Dalam Pendapatan Pajak di Jakarta Timur

Kepala Unit PKB dan BPNKB Wigat Prasetyo menilai dengan adanya penghapusan pajak kendaraan membuat pajak pendapatan daerah meningkat.

WARTA KOTA, JATINEGARA - Kepala Unit PKB dan BPNKB Wigat Prasetyo menilai dengan adanya penghapusan pajak kendaraan membuat pajak pendapatan daerah meningkat.

Bahkan ia mengaku sangat terbantu dengan adanya razia pajak kendaraan. Sebab secara otomatis pelunasan pajak akan terus meningkat.

Di tahun 2017, Jakarta Timur menargetkan pelunasan pajak kendaraan sebesar Rp 2,6 triliun.

Dan saat ini sudah mencapai 94 persen. Dengan hasil itu dia optimis perlunasan pajak bisa mencapai target.

"Seperti pada tahun 2016 lalu, yakni target pelunasan pajak mencapai Rp 2,1 triliun. Dan hasilnya menembuat 107 persen. Yaitu Rp 2,3 triliun," kata Wigat, Rabu (6/12/2017).

Program penghapusan pajak kendaraan bermotor yang dimulai sejak tanggal 30 November dan akan berakhir pada 23 Desember 2017.

Tentunya ia berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan perlunasan pajak.

"Bagi masyarakat yang memiliki denda PKB bisa segera memanfaatkan program ini sehingga masyarakat hanya membayar pokonya saja," katanya. (M13)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help