WartaKota/

Berita Heboh

Partai Gerindra Nilai Jenderal Gatot Nurmantyo Korban Syahwat Politik Jokowi

Sebab, penunjukan tersebut terbilang terlalu dini, karena Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo baru akan pensiun pada Maret mendatang.

Partai Gerindra Nilai Jenderal Gatot Nurmantyo Korban Syahwat Politik Jokowi
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyaksikan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), di Bukit Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai terdapat keanehan dalam penunjukan Kepala Staf Angkutan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Sebab, penunjukan tersebut terbilang terlalu dini, karena Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo baru akan pensiun pada Maret mendatang.

"Artinya Panglima TNI Gatot Nurmantyo akan jadi jenderal bintang empat tanpa jabatan, jika bulan ini terjadi pergantian Panglima TNI," katanya, Rabu (6/12/2017).

Baca: Panglima TNI, KSAD, dan KSAL Antar Marsekal Hadi Tjahjanto ke DPR

Arief menduga, pergantian panglima yang kini sedang diproses, berkaitan dengan hasil riset sejumlah lembaga survei, di mana Jenderal Gatot masuk radar untuk menjadi capres 2019.

"Kalau menurut saya, daripada Gatot nanti jadi duri dalam sekam bagi Joko Widodo, maka strategi tumpas kelor dilakukan oleh Joko Widodo terhadap Gatot Nurmantyo," ujarnya.

Sehingga, menurut Arief , Gatot menjadi korban syahwat politik Jokowi yang akan kembali maju sebagai presiden, dan masyarakat, menurut Arief, sudah dapat membaca hal tersebut.

"Dan itu akan jadi penilaian bagi masyarakat untuk memilih dan tidak memilih Joko Widodo nanti di Pilpres 2019," tuturnya.

Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berharap pergantian dirinya dengan Marsekal Hadi Tjahjanto‎ tidak terlalu lama, agar tidak terjadi dualisme di tubuh TNI.

Menurut Gatot, nama Hadi sudah diserahkan kepada DPR, dan tinggal menunggu untuk disetujui oleh pimpinan dan anggota Dewan.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help