Berebut Microphone di Acara Hajatan, Pria Ini Babak Belur

"Korban pun mengambil mic ingin bernyanyi. Saat yang sama, empat orang ini juga ingin bernyanyi

Berebut Microphone di Acara Hajatan, Pria Ini Babak Belur
Tribun Bogor
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JAKARTA- Benediktus Takene, warga Desa Usapi Sonbai, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dianiaya hingga babak belur oleh empat orang kerabatnya sendiri.

Kasubdit III Direskrimum Polda NTT Kompol Alexander Aplugi mengatakan, Benediktus dianiaya empat orang berinisial AT (35), AT (19), PD (24) dan MMB (23) tersebut gara-gara rebutan mikrofon untuk bernyanyi pada acara kondangan di rumah milik salah satu kerabat mereka yang lain.

Kejadian itu, lanjut Alexander, bermula saat acara berlanjut dari acara makan menjadi hiburan.

"Korban pun mengambil mic ingin bernyanyi. Saat yang sama, empat orang ini juga ingin bernyanyi sehingga mereka akhirnya rebutan mic," kata Alexander, Selasa (5/12/2017).

Karena rebutan, korban pun dikeroyok oleh empat pemuda itu hingga babak belur. Setelah itu, para pelaku pun langsung kabur.

Benediktus mengalami luka di bagian kening, bibir, pipi dan dada. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara Titus Uly.

Keluarga Benediktus yang tak terima langsung melaporkan kejadian itu ke Polda NTT. Usai menerima laporan, polisi melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

"Antara para pelaku dan korban tidak dalam keadaan mabuk saat kejadian. Mereka juga mengaku tidak ada dendam dan kejadian tersebut murni spontanitas," ucap Alexander.

Karena telah menganiaya korban lanjut Alexander, para pelaku dijerat pasal 170 ayat 1 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

KOMPAS.COM/Sigiranus Marutho Bere

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Gara-gara Rebutan "Mic" untuk Nyanyi di Kondangan, Pemuda Ini Babak Belur

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved