Home »

News

» Jakarta

Walikota Serukan Pencegahan dan Penanggulang HIV AIDS

Hari AIDS merupakan bentuk kampanye penyadaran pada masyarakat akan endemi penyakit AIDS di seluruh dunia

Walikota Serukan Pencegahan dan Penanggulang HIV AIDS
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema "Saya Berani Sehat. 

WARTA KOTA, CAKUNG -- Dalam upaya memperingati hari AIDS sedunia 2017, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengelar acara yang mengusung tema "Saya Berani Sehat".

Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Walikota Jakarta Timur tentunya diharapkan dan sekaligus memberikan sosialisasi dan pencegahan virus yang hingga saat ini mengalami peningkatan.

Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, Hari AIDS yang diperingati setiap tanggal 1 Desember tersebut merupakan bentuk kampanye penyadaran pada masyarakat akan endemi penyakit AIDS di seluruh dunia akibat penyebaran infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema
Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema "Saya Berani Sehat. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Dengan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur sendiri terus berupaya dengan berbagai sosialisasi.

Sehingga, peningkatan kesadaran dan keperdulian seluruh masyarakat terhadap HIV AIDS dengan cara melakukan test HIV dan melanjutkan dengan pengobatan Antiretroviral (ARV) jika terdiagnosa sedini mungkin.

"Nah, kita terus tegakan komitmen yang kita bangun selama ini. diantaranya mengenai sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Sehingga warga dapat berani untuk test HIV. Dengan itu, kita dapat mengetahui status kesehatan sejak dini dan cara ini merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap keluarga serta orang yang kita sayangi," kata Bambang, Selasa (5/12/2017).

Menurut Bambang, berdasarkan laporan Kemenkes Oktober 2017 kasus AIDS di Provinsi DKI Jakarta secara kumulatif mencapai 50.508 kasus.

Sedangkan, di wilayah Jakarta Timur sampai dengan Bulan Juni 2017 tercatat jumlah kasus HIV baru sebesar 707 kasus dan Kasus AIDS komulatif sebesar 411 Kasus.

Dilain pihak secara Nasional trend penularan HIV lima tahun terakhir ini pada populasi umum meningkat tajam.

Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema
Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema "Saya Berani Sehat. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Ini artinya Penanggulangan pada masyarakat umum akan menjadi perhatian serius untuk semua.

Terlebih, perkembangan lainya yang merisaukan adalah meningkatnya kasus HIV pada Ibu Rumah Tangga dan anak.

"Kita perlu sadari bersama bahwa salah satu upaya memutus mata rantai penularan HIVAIDS termasuk mengatasi tingginya tingkat epidemi HIV di Wilayah Jakarta Timur ini hanya akan berhasil bila semua komponen masyarakat bersatu dalam upaya penanggulangan HIV AIDS dengan komitmen yang tinggi baik dari Pemerintah Daerah, sektor swasta," katanya.

Sementara itu senada dengan Walikota, Kepala Bagian Umun Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta Joko Subagijo mengungkapkan, semakin banyak masyarakat mengetahui status HIV dan mendapatkan pengobatan ARV secara dini, maka hal ini dapat mendorong percepatan tercapainya penurunan epidemi HIV.

"Dengan ini Masayarakat Jakarta Timur dapat mencapai 3 Zero, yakni Zero Infeksi baru HIV, Zero Kematian akibat AIDS, dan Zero stigma dan diskriminasi kepada penderita HIV dan keluraganya," katanya. (M13)

Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema
Pemerintah Kota Jakarta Timur peringati hari AIDS sedunia 2017 yang mengusung tema "Saya Berani Sehat. (Warta Kota/Joko Supriyanto)
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help