WartaKota/

Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Harus Buat Perda Tata Ruang Terkait LRT dan Masa Depan

Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi akan menjadi daerah yang terintegrasi dengan transportasi publik atau TOD.

Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Harus Buat Perda Tata Ruang Terkait LRT dan Masa Depan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Pembangunan underpass untuk mendukung transportasi yang terintergrasi. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Pengamat Perkotaan dan Transportasi, Yayat Supriatna menyarankan Pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) dan Peraturan Bupati (Perbup) soal penataan ulang struktur ruang tata kota.

Menurut dia, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi akan menjadi daerah yang terintegrasi dengan transportasi publik atau Trade Oriented Development (TOD).

Ilustrasi sarana trasnportasi publik terintegrasi.
Ilustrasi sarana trasnportasi publik terintegrasi. (WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI)

Hal ini menyusul adanya pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di wilayah setempat. Apalagi di sana akan tengah dibangun Double-Double Track (DDT), Jakarta-Cikampek Elevated, Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dan sebagainya.

“Wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi akan dipenuhi pusat perdagangan, perkantoran dan bisnis baru karena adanya kemudahan akses transportasi dari LRT dan lainnya,” kata Yayat saat diskusi dengan tema ‘LRT dan Masa Depan Bekasi’ di Universitas Islam’45 (Unisma) Bekasi, Kota Bekasi pada Selasa (5/12/2017).

Pembangunan underpass untuk mendukung transportasi yang terintergrasi.
Pembangunan underpass untuk mendukung transportasi yang terintergrasi. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Yayat mengatakan, pembangunan transportasi yang kian mumpuni di Bekasi semakin memudahkan masyarakat untuk menuju tujuannya. Apalagi transportasi ini menghubungkan wilayah DKI Jakarta, Depok, Bogor dan sebagainya.

Karena itu bila pemerintah daerah setempat tidak segera menerbitkan atau merevisi payung hukum tentang penataan ruang, pembangunan Kota dan Kabupaten Bekasi akan semrawut. Pihak swasta akan berlomba-lomba membangun pusat perekonomian di wilayah setempat.

“Perwal dan Perbub itu akan dijadikan pedoman untuk penataan ruang di wilayah setempat,” ujar Yayat.

Pembangunan underpass untuk mendukung transportasi yang terintergrasi.
Pembangunan underpass untuk mendukung transportasi yang terintergrasi. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help