Home »

Depok

Polres Depok Launching Dua Aplikasi Online Berbasis Android

Dua aplikasi online SKCK dan SIP Online untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kepolisian

Polres Depok Launching Dua Aplikasi Online Berbasis Android
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi saat memberi sambutan pada acara Polresta Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online, Senin (4/12). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kepolisian, Senin (4/12/2017).

Launching dua aplikasi itu digelar di Mapolresta Depok dan turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi serta Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan mengatakan kerterbukaan informasi sekaligus kecepatan layanan merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat di era sekarang ini.

Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan saat memberi sambutan pada acara Polresta Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online, Senin (4/12).
Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan saat memberi sambutan pada acara Polresta Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online, Senin (4/12). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Karenanya pihaknya meluncurkan dua aplikasi itu sebagai bentuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Depok.

Ia juga memastikan akan terus melakukan inovasi dalam melayani masyarakat seiring perkembangan teknologi ke depannya.

"Kami akan terus melakukan inovasi seperti ini, dalam melayani masyarakat dan mereka lebih cepat terbantu. Karena memang saatnya kita berubah dari era lama ke era baru, sekarang ini yang serba online," kata Herry dalam launching di Mapolresta Depok, Senin.

Ia mengatakan dengan aplikasi sistem SKCK online, maka dapat menghemat waktu bagi masyarakat karena mereka sudah tidak perlu lagi datang ke RT atau RW hanya untuk meminta surat keterangan.

"Warga bisa langsung klik dan mendaftar untuk membuat SKCK. Proses ini hanya membutuhkan waktu 14 menit saja, tetapi kedepannya akan diupayakan dibuat lebih singkat," kata Herry.

Selain secara online, kata Herry dalam pembuatan SKCK ini pihaknya akan membuka stand di mal-mal di Depok, agar lebih mudah dijangkau warga dan tidak lagi warga menumpuk di Mapolresta Depok.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi serta Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna hadir saat Polresta Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online, Senin (4/12).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi serta Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna hadir saat Polresta Depok melaunching dua aplikasi online berbasis digital atau android yakni SKCK dan SIP Online, Senin (4/12). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sementara untuk aplikasi Sistem Informasi Penyidikan (SIP) online, kata Herry mempermudah bagi masyarakat untuk mengetahui sejauh mana penyelidikan dan penyidikan dari laporan kepolisian yang sudah mereka buat.

"Maka pelapor atau korban makin mudah untuk mengetahui sejauhmana perkembangan kasusnya dengan hanya membuka aplikasi SIP ini. Caranya hanya dengan memasukkan nomor laporan ke aplikasi maka diketahui seperti apa sudah perkembangan kasusnya. Dari sana kemudian bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan penyidik mengenai kasus yang ditangani," kata Herry.

Sementara Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Ariyanto mengaku sangat antusias dengan peluncuran program aplikasi berbasis android ini.

Ia berharap program ini akan terus dijalankan berkesinambungan ke depannya.

"Ini merupakan gaya polisi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Saya sangat mendukung hal ini karena memang polisi sebagai pelayan masyarakat harus makin diterapkan. Saya dapat menangkap ini sebuah pesan dari Kapolres yang sudah menancapkan tonggak dan program ini, sehingga ke depan harus dijalankan lebih baik nantinya," kata Purwadi.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help